Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Peluncuran Tabungan Emas Digital OCBC NISP (Foto: Dream.co.id/Okti Nur Alifia)
Dream - Bekerja sama dengan PT Pegadaian (Persero), Bank OCBC NISP menjadi perbankan pertama yang meluncurkan produk tabungan emas digital atau online di Indonesia. Lewat aplikasi ONe Mobile, seluruh nasabah dapat melakukan jual beli mulai dari Rp10.000 menggunakan saldo tabungan atau rekening giro.
" OCBC NISP menjadi tabungan pertama yang bekerja bersama kami (Pegadaian) yang melakukan chaneling tabungan emas," kata Senior Executive Vice President Transformation Office PT Pegadaian, Sahat P. Pangaribuan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 23 Agustus 2023.
Kepala Unit Usaha Syariah Bank OCBC NISP, Mahendra Koesumawardhana, mememastikan tabungan emas merupakan salah satu instrumen investasi halal ber-akad syariah yang dapat menjadi pilihan bagi masyarakat untuk mendiversifikasi investasinya.
" Bersama dengan Pegadaian, Bank OCBC NISP semakin optimis dalam menghadirkan Tabungan Emas sebagai produk dan layanan investasi berbasis syariah yang mudah, aman, dan terjangkau,” kata Mahendra Koesumawardhana.
OCBC NISP menjelaskan tabungan emas digital bisa menjadi pilihan nyaman karena nasabah tidak perlu repot menyimpan emas batangan di rumah. Nasabah nantinya akan mendapatkan saldo tabungan emas 100 persen yang stok fisiknya tersimpan dengan aman di Pegadaian.
Nasabah juga dapat mencetak emas fisik dengan mendatangi Outlet Pegadaian Syariah yang dipilih oleh nasabah.
Sahat P. Pangaribuan berharap kolaborasi yang dilakukan ini dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya investasi emas sejak dini. Terlebih mas termasuk dalam 10 instrumen investasi yang terbesar dari sisi komoditasnya.
" Instrumen investasi yang telah membuktikan ketahanannya terhadap krisis tahun 2008, krisis tahun 2018, bahkan pada tahun 2020 saat pandemi terjadi,” ungkap Sahat P. Pangaribuan.

Sebelumnya OCBC NISP telah merilis Financial Fitness Index (FFI) 2023 yang menunjukkan bahwa angka kesehatan finansial generasi muda di Indonesia masih bisa ditingkatkan kembali karena
berada di angka 41,16 dari 100.
FFI 2023 juga mengungkapkan bahwa saat ini hanya 33 persen generasi muda yang paham terkait produk tabungan emas online.
Padahal, hasil dari riset menunjukkan bahwa mereka yang sudah paham dengan ketentuan produk dan manfaat tabungan emas online secara detail cenderung memiliki skor kesehatan finansial yang lebih baik dibanding dengan mereka yang belum paham.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama
