Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Dream - Bank syariah disebut-sebut turut menjadi bank penampung dana tax amnesty atau bank persepsi. Keinginan tersebut mendapat dukungan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang ingin bank syariah ikut dilibatkan menjadi bank persepsi.
" Yang pasti, kami ingin bank syariah juga dilibatkan," kata Kepala Departemen Perbankan Syariah, Achnmad Buchori, di kantor pusat OJK, Jakarta, ditulis Rabu 13 Juli 2016.
Buchori mengatakan lembaganya tak khawatir tentang asal-usul dana repatriasi yang akan ditampung oleh bank syariah. Menurut dia, nasabah bisa jadi memerlukan bank syariah untuk menempatkan dana repatriasi tax amnesty.
" Tidak. Wajib pajak bisa jadi mencari dan ingin menggunakan yang syariah," kata dia.
Selanjutnya, Buchori mengatakan OJK perlu membicarakan keterlibatan bank syariah menjadi bank persepsi. " Tentu, harus bicara dengan DSN. Nanti kami akan mencoba bertemu DSN," kata dia.
Buchori mengatakan ada instrumen di bank syariah yang bisa digunakan untuk menampung dana tax amnesty, yaitu mudharabah muqayyadah. Selain mudharabbah muqayyadah, ada juga instrumen syariah yang bisa dimanfaatkan, yaitu mudharabah muthlaqah.
" Cuma, tergantung pemilik dananya," kata dia.
Sekadar informasi, Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Jahja Setiaadmaja, menyebut pemerintah telah menunjuk tujuh bank untuk menampung dana tax amnesty.
Dilansir dari Merdeka.com, tujuh bank tersebut adalah PT Bank Mandiri Tbk (Persero), PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero), PT Bank Tabungan Negara Tbk (Persero), PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Danamon Indonesia, dan PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN).
" Tapi, ada dua bank syariah, cuma nggak disebut," kata Jahja di Jakarta, Senin 11 Juli 2016.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan