Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
(Foto Ilustrasi: Shutterstock)
Dream - Dunia saat ini memiliki sekitar 2.153 orang yang berhak menyandang status miliarder. Namun hartawan yang satu ini mungkin layak disebut miliarder paling tajir.
Miliarder pria itu bernama Christoph Zeller. Dia adalah satu-satunya miliarder yang ada di sebuah negara kecil di Eropa, Liechtenstein.
Tak hanya hal itu yang membuat orang akan kagum dengan prestasinya. Zeller disebut-sebut memiliki harta yang nilainya setengah dari pendapatan negaranya.
Mengutip laman Business Insider, Rabu, 9 Desember 2019, Zeller yang kini telah berusia 62 tahun tercatat memiliki kekayaan senilai US$3,1 miliar atau sekitar Rp43,4 triliun.
Dengan jumlah tersebut, kekayaan Zeller ternyata setara dengan separuh PDB negara tempatnya tinggal yang mencapai US$6,2 miliar atau sekitar Rp86,8 triliun.
Pundi kekayaan tersebut berasal dari perusahaan pembuat gigi miliknya. Zeller telah menghabiskan 13 tahun menjabat sebagai CEO Ivoclar Vivadent AG sebelum akhirnya melepas jabatannya tersebut.
Meski bukan lagi CEO, Zeller kini duduk sebagai anggota dewan pengawas dari perusahaan tersebut.
Dilaporkan Ivoclar Vivadent AG menghasilkan penjualan sekitar US$ 818 juta (Rp 11,4 triliun) pada 2018. Perusahaan mempekerjakan 3.505 orang, yang tersebar di 25 negara dan fasilitas produksi di Liechtenstein, Austria, Italia, Amerika, hingga Filipina.
Perusahaan ini berdiri pada tahun 1923 dan khusus memproduksi gigi tiruan. Kakek Zeller, Dr. Adolph Schneider membeli perusahaan tersebut pada tahun 1948 dan Zeller menjabat sebagai CEO dari tahun 1990 hingga 2003, menurut Forbes.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya