Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa
Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym
IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor
8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur
Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif
Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?
YouTube Azis Herlambang Official / Merdeka.com
Dream - Kerja keras dan tidak mudah menyerah. Dua sikap itulah yang modal utama Berlin Butar Butar sukses menjadi pemilik bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) seperti saat ini.
Hinaan adalah bagian kecil dari kisah hidup milik Butar. Berkat usaha yang dirintis seorang diri, kini ia berhasil mengumpulkan uang hingga menjadi seorang juragan bus. Namun, hal itu tentu tak begitu saja terjadi. Banyak perjuangan dan jatuh bangun yang harus dialami Butar.
Kisah Berlin Butar Butar dibagikan melalui kanal YouTube Azis Herlambang Official, Jumat, 12 November 2021.
Dari tanah kelahirannya di Medan, Butar pernah mengadu nasib di Palembang. Ia berangkat ke ibukota Sumatera Selatan itu karena iming-iming pekerjaan. Ternyata Butar justru mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan, lantaran tak mendapatkan akomodasi dengan baik.
“ Setelah sampai di Palembang kan sudah 3 hari, nah dia bilang kalau kerja sama aku harus tahu sendiri makanmu dan segalanya di mobil itu, katanya. Menangis aku di dalam hati," ungkapnya.
Perlakuan buruk tak hanya Butar terima dari orang lain, melainkan dari beberapa anggota keluarganya pun juga berlaku serupa. Suatu ketika Butar mengunjungi saudaranya. Namun, Butar malah mendapat perkataan yang menyayat hati.
" Saya datang ke rumahnya. Bawa oleh-oleh juga kan. Saya sapa abang saya, tapi kenapa gini ya, saya dibilang seperti gembel katanya," ungkap Butar.
Namun, hal itu justru menjadi bahan motivasi baginya untuk bangkit dan membuktikan diri. Rela berhenti merokok merupakan bentuk kecil dari pengorbanannya untuk sampai pada titik kesuksesan seperti saat ini.
" Lalu saya tanya, kenapa kamu bilang saya gembel? Iya lah katanya. Di situlah saya beli tiket sampai saya berhenti merokok, makanya bisa terkumpul uangnya," tuturnya.
Mendapatkan celaan hingga perlakuan buruk justru tak menyurutkan tekadnya. Terbukti, cita-citanya sedari kecil kini mulai menjadi kenyataan.
" Karena saya ini orang susah, bapak nggak kenal, mamak nggak kenal, sekolah pun tidak ada. Pikiran saya gimana ini di Kota Jakarta, tapi saya bercita-cita kalau ada mobil (bus) gitu kan. Dari kecil pengen begitu," ujarnya.
Tahun ini tentu menjadi momen tak terlupakan bagi Butar. Dengan hasil jerih payahnya, tepat pada 18 Oktober lalu, ia baru saja membeli bus impiannya selama ini.
" Saya senang, ya Tuhan kok bisa seorang gembel bisa jadi seperti ini (pemilik bus). Saya suka terbayang-bayang sama usaha saya. Itu lah ya rejeki dari Tuhan, ada rejeki kita beli mobil ini. Saya beli, saya bongkar mesin, ini dulu beli bus Rp90 juta" ucap Butar penuh haru.
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya

Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa