Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo (Liputan6.com)
Dream - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mewanti-wanti generasi muda untuk memutuskan terjun ke dunia investasi dengan pemahaman memadai. Anak muda diimbau tidak berinvestasi hanya karena modal ikut-ikutan alias fear of missing out (FOMO) jika belum paham.
Berdasarkan hasil survei nasional literasi dan inklusi keuangan tahun 2022, indeks inklusi keuangan mencapai angka 85,10 persen, sementara indeks literasi keuangan mencapai angka 49,68 persen. Tingkat literasi keuangan Indonesia dinilai masih perlu untuk diakselerasi.
“ Like It mendidik kita agar jangan FOMO, tapi pintar. Ojo melok-melok, ojo ikut-ikutan. Berinvestasi di pasar keuangan itu ojo ikut-ikutan karena gengsian,” kata Perry dalam acara Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (Like It!) di Jakarta, dikutip dari Liputan6.com, Selasa, 15 Agustus 2023.
Acara Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (Like It!) 2023 tersebut digelar Bank Indonesia bersama Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan tema “ Generasi Muda Pelaku Usaha, Rising Stars: Young Entrepreneurs Shine in Financial Investing”.
Tema ini dipilih dengan tujuan mendorong Masyarakat, khususnya generasi muda yang aktif dalam dunia bisnis, untuk mengelola aset keuangan sehingga dapat mendukung stabilitas bisnis sekaligus ikut mendukung pembiayaan pembangunan Indonesia.
Seri kedua dari acara Like It akan diadakan di Pontianak pada 29 Agustus 2023, serta series ketiga akan diadakan di Surabaya pada 7 September 2023. Like It sendiri pertama kali diadakan pada Agustus 2021.
Dream - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo punya ajakan unik untuk membantu bisnis para pengusaha Usaha Kecil Menengah, dan Mikro (UMKM). Orang nomor satu di bank sentral Tanah Air itu meminta pejabat untuk tak menawar ketika membeli barang-barang yang dijual perajin UMKM.
Kalaupun mau menawar, Perry mengajak agar tawaran yang diajukan lebih tinggi dari harga yang diberikan sang penjual.
Ajakan itu disampaikan karena Perry menganggap para pelaku usaha UMKM sebetulnya sedang berjuang mensejahterakan keluarganya.
" Jadi kalau beli produk UMKM nanti jangan nawarnya ke bawah, '(harganya) Rp 5 juta? Kalau boleh (ditawar) Rp 10 juta'. Karena yang Rp 5 juta itu sedekah, supaya ibu-ibu itu bisa menyekolahkan S1 S2, S3, menjadi pemimpin bangsa, itu lah maksudnya," ungkapnya dalam peluncuran Karya Kreatif Indonesia 2023, di JCC Senayan, Jakarta, dikutip dari Liputan6.com, Kamis, 27 Juli 2023.
Perry Wajiyo mencatat ada sekitar 65,5 juta pelaku UMKM di Indonesia yang 80 persen di antaranya adalah kaum ibu yang tengah berupaya untuk menghidupi keluarganya.
Ibu-ibu UMKM itu, lanjut dia, tengah bekerja menambah pendapatan keluarga untuk biaya mendidik anaknya. Dari uang yang dihimpun para ibu itu diharapkan bisa melahirkan generasi yang kelak menjadi pemimpin bangsa.
Dia juga merujuk kisah pribadinya yang lahir dari seorang ibu dari pedesaan, dan kini berhasil menjadi Gubernur BI.
" Ibu-ibu yang bekerja dengan satu niat, mensejahterakan keluarganya mendidik anak-anaknya dari SMP, SMA S1, S2, S3 dan juga mendidik anak-anaknya menjadi pemimpin bangsa ini, salah satunya Gubernur Bank Indonesia," katanya.
Tak cuma jajaran pejabat seperti Menparekraf Sandiaga Uno dan Menkop UKM Teten Masduki yang disinggung Perry, sejumlah direksi perusahaan perbankan juga ikut dicolek Perry.
Dia juga meminta jika ada tawar-menawar harga, jangan meminta untuk harga yang lebih rendah. Tapi, kalau bisa tawar dengan harga yang lebih tinggi dari sebelumnya.
" Nah para ibu-ibu setelah dapat transferan, kalau pemimpin yang kaya-kaya ini, direksi perbankan, ada OJK, semuanya ya sudah, duitnya udah banyak. Tapi yang banyak yang lain jangan nawar ke bawah, nawar ke atas mari sukseskan KKI 2023," ungkapnya.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?


Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu