Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Jahja Setiaatmadja (Foto: Liputan6.com)
Dream - Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Jahja Setiaatmadja menghibahkan saham BBCA milik pribadi kepada kedua anaknya. Total nilai saham yang diserahkan kepada anggota keluarganya itu bernilai Rp74 miliar.
Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jahja Setiaatmadja menghibahkan sebanyak masing-masing 4 juta lembar saham BBCA dengan harga Rp9.250 kepada Elizabeth Ariestia dan Enrica Ariestia.
Total nilai transaksi pengalihan saham tersebut masing-masing bernilai Rp37 miliar.
" Tujuan transaksi hibah ke anak dengan status kepemilikan saham langsung," tulis Manajemen BCA, dikutip Senin, 21 Agustus 2023.
Semula, Jahja memiliki 40.818.853 saham BBCA atau setara dengan 0,033 persen. Usai melakukan hibah kepada dua anaknya, kini kepemilikan saham BBCA oleh Jahja berkurang menjadi 32.818.853 atau 0,027 persen.
Diketahui harga saham BBCA melemah pada penutupan perdagangan, Jumat, 18 Agustus 2023. Saham BBCA melemah 0,54 persen ke posisi Rp9.250 per saham.
Melansir data RTI, saham BBCA dibuka pada posisi Rp 9.250 dari harga awal Rp9.300. Saham BBCA berada di level tertinggi Rp9.350 dan terendah Rp 9.250 per saham.
Total frekuensi perdagangan BBCA tercatat sebanyak 12.140 kali dengan volume perdagangan 79,33 juta dan nilai transaksi Rp735,72 miliar.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pemegang saham BCA antara lain PT Dwimuria Investama Andalan sebesar 54,94 persen, Robert Budi Hartono sebesar 0,023 persen, Bambang Hartono sebesar 0,022 persen, pihak afiliasi pengendali sebesar 2,43 persen.
Selain itu, Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja sebesar 0,033 persen, Armand Wahyudi Hartono sebesar 0,003 persen, Subur Tan sebesar 0,011 persen, Rudy Susanto sebesar 0,002 persen, Lianawaty Suwono sebesar 0,002 persen.
Santoso sebesar 0,002 persen, Djohan Emir Setijoso sebesar 0,086 persen, Tonny Kusnadi sebesar 0,006 persen. Lalu Vera Eve Lim sebesar 0,002 persen, Gregory Hendra Lembong sebesar 0,001 persen, Frenky Chandra Kusuma sebesar 0,002 persen, masyarakat warkat sebesar 0,009 persen dan masyarakat non warkat sebesar 42,39 persen.
Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series