Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Sumber: Shutterstock
Dream - Pembatasan aktivitas karena pandemi Covid-19 mengakibatkan turunnya angka penjualan dan sempitnya lapangan pekerjaan. Strategi penghematan terpaksa ditempuh para pebisnis untuk tetap mempertahankan usaha di tengah tekanan ini.
Berbagai strategi seperti menurunkan produksi dan mengurangi jumlah karyawan (PHK) bahkan terpaksa ditempuh.
Keadaan penuh tantangan ini juga menjadi momentum bagi para korban PHK untuk terus berinovasi dan mencari bidang yang tertarik untuk ditekuni, salah satunya industri kreatif.

“ Indonesia memiliki potensi industri kreatif yang luar biasa, termasuk di Indonesia Timur. Di tingkat dunia, kontribusi industri ekonomi kreatif Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) berada di posisi tiga besar, setelah Amerika Serikat dengan industri Hollywood dan Korea Selatan dengan K-popnya,” jelas Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno pada konferensi virtual Lokalate The Future of Youth in Eastern Indonesia, Jumat 14 Januari 2021.
Sandiaga menambahkan bahwa ekonomi kreatif di Indonesia berperan besar dalam menciptakan lapangan kerja. Kontribusi terbesar berasal dari sektor kuliner sebanyak 41,5 persen, disusul sektor fashion 17,5 persen, dan kriya atau kerajinan tangan sebesar 15 persen.
“ Saya mengajak kita semua untuk bangkit dari tantangan di masa pandemi ini, termasuk bagi teman-teman di Indonesia Timur, karena Indonesia Timur punya peluang yang luar biasa untuk sektor ekonomi kreatif,” tambah Sandiaga.
Sandiaga Uno menambahkan bahwa pemerintah ingin mendorong pelaku-pelaku kreatif untuk melakukan strategi inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta kolaborasi dari berbagai sektor maka akan mendukung kebangkitan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata di Indonesia.
“ Mari kita Gercep (Gerak Cepat), Geber (Gerak Bersama), dan Gaspol (Garap Semua Potensi Online),” tambah Sandiaga Uno.
Salah satu kolaborasi untuk menggali potensi para generasi muda untuk dukung sektor ekonomi adalah LOKALATE Ngopinspirasi Summit 2022.
Rangkaian Festival Kampus Indonesia Timur yang terdiri dari berbagai sesi pelatihan dan talkshow virtual, ditujukan untuk menginspirasi anak-anak muda Indonesia, khususnya anak muda di wilayah Indonesia Timur untuk berani bermimpi besar dan mengembangkan potensi diri terbaik mereka untuk mendukung perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia Timur.

“ Kami berharap semakin banyak anak muda di Indonesia Timur yang terinspirasi untuk berani bermimpi besar dan mendapatkan tools yang tepat untuk meningkatkan kompetensi diri mereka sebagai calon pemimpin masa depan, baik sebagai entrepreneur maupun professional,” jelas Mardi Wu, CEO Nutrifood pada kesempatan yang sama.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang