Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Sky Cruise (YouTube/ Hashem Al-Ghaili)
Dream - Sebuah desain ambisius 'hotel terbang' tengah dirancang untuk masa depan manusia di planet Bumi. 'Hotel terbang', yang merupakan pesawat raksasa itu diklaim dapat membawa 5.000 penumpang dalam kemewahan yang tak tertandingi.
Yang mencengangkan, Sky Cruise itu nantinya dirancang untuk tidak pernah mendarat. Nantinya, pesawat konvensional akan mengangkut penumpang ke dan dari Sky Cruise. Semua proses perbaikan pesawat itu juga dirancang dilakukan di langit.
Pesawat itu tidak dipiloti oleh manusia, melainkan Artificial Intelligence alias robot. Pesawat itu juga dirancang punya 20 mesin bertenaga fusi nuklir.
Hashem Alghaili, si pencipta mockup yang sangat rinci pesawat monster itu, mengatakan bahwa kapal pesiar bertenaga nuklir itu bisa menjadi transportasi masa depan.

" Saya percaya pesawat itu akan sepenuhnya otonom," kata Alghaili, dikutip dari Dailystar. Meski tidak pakai pilot manusia, Sky Cruise masih membutuhkan banyak staf.
Dalam video promosi terlihat beragam fasilitas yang menjanjikan, mulai restoran dan pusat perbelanjaan raksasa di langit, tempat gym, teater, dan bahkan kolam renang.

Dalam video tersebut, pesawat raksasa tersebut juga disebut sangat cocok sebagai tempat pernikahan yang sempurna.
Namun, tidak semua orang setuju dengan rencana ini. Beberapa komentator yang menggambarkan konsep Sky Cruise sebagai 'Titanic baru' memberikan sejumlah kritikan.
Dalam desain terlihat bahwa pesawat itu memiliki lift di bagian luar pesawat, sehingga dinilai sangat tidak aerodinamis. Selain itu muncul kekhawatiran jika sebuah pesawat bertenaga reaktor nuklir jatuh, bisa menghancurkan sebuah kota.
" Ide bagus untuk menempatkan reaktor nuklir di sesuatu yang bisa rusak dan jatuh dari langit," komentar seorang netizen.
" Saya yakin saya akan mampu membeli tiket untuk dek terendah tanpa ruang kaki dan tidak ada akses ke lounge," tambah lainnya.
Dalam berbagai diskusi di bawah unggahan video promosi itu, netizen menduga jika proyek ini benar-benar terealisasi, maka butuh dana yang sangat besar.
" Meskipun ini adalah konsep yang menarik dan mampu membangunnya dengan teknologi saat ini, hal ini akan menjadi sangat mahal dan tidak diragukan lagi hanya orang kaya yang dapat memesan hotel ini," kata netizen.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya