Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Cerita cinta wanita di China ini begitu apes. Dia ditipu pacar onlinenya hingga 20 juta yuan atau senilai Rp41,5 miliar (kurs Rp14.851).
Wanita bernama Jiang itu pertama kali bertemu Sun (pacar online) pada Desember 2022. Sun mengaku dia berasal dari keluarga kaya terkemuka dan memiliki dana ekuitas swasta.
Jiang yang awalnya skeptis pun mengecek latar belakang Sun menggunakan koneksi pribadinya. Semua informasi yang dia kumpulkan sama sepertinya yang diklaim pria itu.
Dengan kepercayaannya pada Sun, Jiang mau menjalin hubungan. Mereka bahkan berkomitmen dan berencana untuk bertemu dengan orang tua masing-masing.
" Saya akan menghasilkan lebih banyak uang selama periode ini, lalu kita dapat mencapai kebebasan finansial," kata Sun kepada Jiang, berdasarkan cerita Jiang.
Sun juga membual tentang keterampilan investasinya dan bagaimana dia memiliki akses informasi orang dalam yang dapat diandalkan.
Sun meminta Jiang untuk mendaftar di aplikasi yang Jiang tahu digunakan untuk perdagangan mata uang digital dan valuta asing.
Setelah dua perdagangan sukses dan Jiang memperoleh uang dari Sun sebanyak US$990.000, Jiang merasa yakin dan menginvestasikan 20 juta yuan, kali ini menggunakan uang tunai dan uangnya sendiri.
Melansir SCMP, Pada bulan Januari, apesnya Jiang tidak dapat lagi mengakses uangnya di aplikasi perdagangan mata uang, Jiang akhirnya menyadari bahwa dia telah ditipu.
Dia segera menelepon polisi. Investigasi polisi mengarah pada kaki tangan Sun, yakni Li, pengembang perangkat lunak online paruh waktu yang juga bekerja di aplikasi perdagangan mata uang.
Li mengatakan kepada polisi bahwa dia hanya memenuhi permintaan Sun untuk meningkatkan fitur pada aplikasi. “ Saya hanya seorang karyawan. Jika saya tidak melakukannya, orang lain akan melakukannya. Saya tidak bisa mencegah terjadinya penipuan,” ungkapnya.
Terungkap bahwa Li telah mendapat untung lebih dari 80.000 yuan dari skema tersebut dan dijatuhi hukuman satu tahun 10 bulan penjara, dengan masa percobaan dua tahun enam bulan, ditambah denda 10.000 yuan.
Pengguna media sosial mencemooh pembelaan Li, “ Bahkan pengedar narkoba menggunakan pembelaan yang sama; jika majikan tidak mempekerjakan saya, dia akan mempekerjakan orang lain,” tulisnya.
“ Namun, tanpa kontribusi Anda, kejahatan tidak akan berjalan dengan sukses. Tindakan Anda sebenarnya membantu kejahatan, ” kata satu orang lain.
Sementara beberapa meratapi kehilangan Jiang, yang lain mengungkapkan keheranan atas kekayaannya yang luar biasa.
Seorang lain berkata: " Bagaimana dia bisa mengumpulkan 20 juta yuan dengan kecerdasan yang terbatas?"
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama
