Apa Hewan Paling Ganas di Dunia?

Reporter : Dwi Ratih
Rabu, 5 Juli 2017 14:29
Apa Hewan Paling Ganas di Dunia?
Penyakit ini bertanggung jawab atas lebih dari separuh kematian terkait nyamuk anopheles ini, terutama di sub-Sahara Afrika.

Dream - Jika ditanya apa hewan yang paling mematikan di dunia? Sebagian orang mungkin akan menjawab hiu, harimau, macan, atau hewan bertaring lainnya.

Namun pada kenyatanya bukan. Hewan yang paling mematikan bagi manusia ternyata nyamuk.

Gates Note mengeluarkan data bahwa kematian manusia yang disebabkan karena nyamuk mencapai 830 ribu jiwa per tahunnya. Angka ini melebihi kematian manusia karena manusia yang hanya mencapai 580 ribu per tahun.

Hewan ular menyebabkan kematian manusia sebanyak 60 ribu per tahun, sedangkan hiu hanya enam nyawa per tahun. 

Nyamuk merupakan hewan penyebar virus zika, demam berdarah, dan demam kuning atau malaria. Tiga penyakit inilah yang membuat nyamuk menduduki tahta sebagai hewan pembunuh nomor satu di dunia.

Malaria menyebabkan tubuh kedinginan, demam, dan mual, hingga terjadi komplikasi berat lainnya termasuk gagal organ. Penyakit ini bertanggung jawab atas lebih dari separuh kematian terkait nyamuk anopheles ini, terutama di sub-Sahara Afrika.

Sedangkan demam berdarah menjadi penyebab utama rawat inap dan kematian anak-anak di Asia dan Amerika Latin. Tak hanya demam berdarah, nyamuk aedes aegypti juga menjadi  pembawa penyakit zika.

 Shutterstock

Sahabat Dream, untuk mengatasi gigitan nyamuk harus menggunakan cara yang aman. Pemakaian obat nyamuk seperti semprot, bakar, elektrik, atau lotion tak menyelesaikan masalah karena justru malah berbahaya bagi kesehatan manusia.

Karena itulah, kamu perlu pengusir nyamuk yang menggunakan bahan dasar alami seperti BabyGo Neoprene Mosquito Repellent Wristband. #penangkalnyamuk ini menggunakan 100 persen minyak atsiri alami yang efektif mengusir nyamuk sehingga tak berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Wadahnya yang gaya dan trendi dengan bentuk seperti gelang tangan microfiberdengan warna-warni yang cerah dan menarik. Diisi dengan natural oil #penangkalnyamuk yang berbentuk polymer khusus, gelang anti nyamuk BabyGo secara perlahan akan mengeluarkan aroma yang efektif mengusir nyamuk.

 BabyGo

 

Satu polymer isi ulang ini dapat bertahan selama 15 hari. Termasuk 2pcs refill untuk dua kali selama 15 hari perlindungan.

Kini tak perlu takut lagi dengan nyamuk setelah menggunakan BabyGo Neoprene Mosquito Repellent Wristband #BabyGoIndonesia. Kamu dapat peroleh produk tersebut di sini, lho!

 BabyGo

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone