Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Kemudahan ada di sekeliling kita. Fasilitas dan teknologi memang membuat aktivitas sehari-hari jadi lebih praktis. Contohnya ojek online, kita tak perlu jalan jauh untuk membeli makanan, tinggal pesan lewat ponsel.
Keluar rumah pun langsung dijemput dan diantar sampai tempat tujuan. Gerak fisik jadi sangat terbatas dan hal ini sebenarnya meningkatkan risiko hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Hal tersebut diungkapkan oleh dr. Paskariatne Probo Dewi Yamin, SpJP, dalam acara Konsensus Penatalaksanaan Hipertensi 2019.
"Saat ini kita jadi sangat kurang bergerak dengan banyaknya fasilitas. Contohnya seperti lift yang membuat masyarakat semakin jarang menggunakan tangga," ujar dr. Paska, di Jakarta 22 Februari 2019.
Selain itu, gaya hidup tidak sehat seperti konsumsi makanan serba instan, konsumsi garam berlebihan, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, dan faktor psikososial seperti stres juga menjadi faktor penyebab hipertensi.
Hipertensi disebut juga sebagai penyakit silent killer atau tidak menimbulkan tanda. Maka dari itu untuk mencegahnya, dr. Paska menyarankan para generasi milenial usia 20-30an melakukan deteksi hipertensi sejak dini. Caranya, dengan memeriksakan tekanan darah secara rutin.
"Rata-rata kaum milenial diketahui terkena hipertensi ketika sedang medical check-up saja, itu pun kalau ada kewajiban dari kantornya," ungkap dr. Paska.
Penyakit hipertensi ini tidak dapat disepelekan karena jika dibiarkan dalam jangka waktu yang lama dapat menimbulkan penyakit berat seperti jantung, ginjal, dan strok.
Jika merasakan gejala hipertensi seperti jantung berdebar-debar, sulit bernapas setelah mengangkat beban, mudah lelah, sebaiknya konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan penanganan lebih cepat.
Laporan Ratih Permata Sari
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari