Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Kemudahan ada di sekeliling kita. Fasilitas dan teknologi memang membuat aktivitas sehari-hari jadi lebih praktis. Contohnya ojek online, kita tak perlu jalan jauh untuk membeli makanan, tinggal pesan lewat ponsel.
Keluar rumah pun langsung dijemput dan diantar sampai tempat tujuan. Gerak fisik jadi sangat terbatas dan hal ini sebenarnya meningkatkan risiko hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Hal tersebut diungkapkan oleh dr. Paskariatne Probo Dewi Yamin, SpJP, dalam acara Konsensus Penatalaksanaan Hipertensi 2019.
" Saat ini kita jadi sangat kurang bergerak dengan banyaknya fasilitas. Contohnya seperti lift yang membuat masyarakat semakin jarang menggunakan tangga," ujar dr. Paska, di Jakarta 22 Februari 2019.
Selain itu, gaya hidup tidak sehat seperti konsumsi makanan serba instan, konsumsi garam berlebihan, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, dan faktor psikososial seperti stres juga menjadi faktor penyebab hipertensi.
Hipertensi disebut juga sebagai penyakit silent killer atau tidak menimbulkan tanda. Maka dari itu untuk mencegahnya, dr. Paska menyarankan para generasi milenial usia 20-30an melakukan deteksi hipertensi sejak dini. Caranya, dengan memeriksakan tekanan darah secara rutin.
" Rata-rata kaum milenial diketahui terkena hipertensi ketika sedang medical check-up saja, itu pun kalau ada kewajiban dari kantornya," ungkap dr. Paska.
Penyakit hipertensi ini tidak dapat disepelekan karena jika dibiarkan dalam jangka waktu yang lama dapat menimbulkan penyakit berat seperti jantung, ginjal, dan strok.
Jika merasakan gejala hipertensi seperti jantung berdebar-debar, sulit bernapas setelah mengangkat beban, mudah lelah, sebaiknya konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan penanganan lebih cepat.
Laporan Ratih Permata Sari
Advertisement

Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Oli Palsu Marak, QTRUST Hadirkan SeQure untuk Cek Keaslian Produk

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh