Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Arti cantik kerap dinilai dari fisik seseorang yang memiliki wajah cerah, bersih, bertubuh indah, berambut panjang. Yang segala sesuatunya mengarah ke fisik. Namun semua itu tidak benar jika seseorang yang dikategorikan cantik tidak memiliki tiga elemen dari sisi psikologis ini.
Psikolog Efni Indriani mengatakan, cantik itu tidak hanya dilihat secara fisik tapi juga memiliki tiga elemen secara psikologi. " Cantik secara psikologis itu satu paket komplit, mind, body, and soul," ucap Efni Indriani saat ditemui di Kawasan Menteng Jakarta.
Menurut Efni konsep mind, body and soul saling berkaitan walapun berbeda. Secara mind, di dalam pikirannya dia punya paradigma berpikir kalau aku cantik.
Body berarti perempuan akan melakukan berbagai perawatan untuk menjaga kecantikannya dan membuat cantiknya lebih terpancar. Sedangkan soul itu dengan berperilaku santun dan berperilaku ramah.
" Menyadari bahwa dirinya cantik lalu merawat diri dan menyukuri dengan menemukan the meaning of life dari potensi yang kita punya dan berperilaku baik," kata Efni dengan penuh semangat.
Dengan adanya mind, body and soul pada diri seorang perempuan maka itu yang bisa dikatakan cantik seutuhnya. Jadi cantik itu datang dari harinya bukan dari standar normatif yang dikatakan cantik.
" Kecantikan yang dia punya akan menjadi enough power bukan karena memamerkan kecantikan yang dimiliki. This is my body atau this is my face dan cantik complete package akan tercermin dalam perilakunya, bukan cuma standar normatif," ucap Efni. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya