Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Dream - Para orangtua harus menyadari pentingnya memberikan imunisasi pada anak sejak dini. Hal ini untuk mencegah berbagai penyakit yang akan muncul sekaligus sebagai memperkuat sistem kekebalan tubuh anak.
Dokter Spesialis Anak, Mediana Tanukusumah mengatakan imunisasi anak sebaiknya dilakukan sejak sang anak baru lahir.
" Sebaiknya imunisasi pada anak sejak anak baru lahir sampai pada usia remaja sebelum delapan belas tahun," ucap Mediana Tanukusuma SpA saat ditemui di acara Grand Opening AP&AP pediatric Growth anda Diabetes Center, Jakarta Selatan, Senin 4 Mei 2015.
Menurut Mediana jika tidak diberikan imunisasi vaksin tertentu, maka dampaknya akan terasa dalam jangka panjang sehingga berpengaruh pada kesehatan anak.
" Akibat dari anak tidak di vaksinisasi maka kekebalan pada anak akan terganggu dan kekebalan sosial akan hilang dan jika nanti terserang penyakit maka akan ada banyak komplikasi penyakit lain yang timbul," kata Mediana.
Untuk jumlah vaksinisasi yang disarankan seluruhnya ada 14 vaksin dengan jenis yang berbeda. Diantaranya vaksin influesa, hepatitis B, polio, DTP (Difteri, tetanus, Pertusis), campak, cacar air, BCG (Tuberkulosis) dan Rotavirus yang semuanya memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh.
" Secara luas menjadi perljndungan mencegah sakit. Jadi akan terlindung dari penyakit tertentu dengan melakukan jenis vaskin tersebut," ungkap Mediana.
Mediana juga menambahkan penting bagi orang tua mengetahui jenis vaksin yang diberikan kepada anak mereka. " Sebaiknya sebelum melakukan vaksinisasi konsultasikan ke tenaga medis terlebih dahulu kondisi sang anak dan mengetahui jenis vaksin apa yang akan diberikan, karena antibodi setiap anak tentu berbeda," ucapnya. ( sm)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya