(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Banyak orang menyepelekan radang tenggorokan yang mana terasa kering, gatal, bahkan sakit saat menelan. Padahal, penyakit ini bisa menyebabkan komplikasi serius seperti masalah ginjal dan rematik jika dibiarkan begitu saja.
Dilansir Mayo Clinic, radang tenggorokan adalah kondisi tenggorokan yang terinfeksi disebabkan karena bakteri Streptococcus Pyogenes. Kuman ini menyebar melalui udara saat batuk dan bersin, penyebaran juga melalui makanan, minuman, atau barang-barang yang dihinggapi.
Jangan pernah anggap sepele radang tenggorokan, jika tidak cepat diatasi dapat memperburuk kondisi tubuh, amandel dapat membengkak sampai kelenjar getah bening pada leher juga dapat membesar.
Sahabat Dream bisa ketahui gejala awal sakit tenggorokan dengan ditandai demam tinggi lebih dari 38 derajat celcius. Gejala lain seperti badan terasa leleah, nyeri pada sendi, dan perut terasa sakit diserta muntah, bakteri akan menginfeksi bagian tubuh lain seperti telinga, jantung, sendi, dan sistem saraf lain.

Untuk itu dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik dan tes laboratorium. Setelahnya, mereka akan memberi resep obat antibiotik buat meringankan gejala dan mengurangi risiko komplikasi.
Jangan khawatir, ada tindakan lain yang harus dilakukan untuk mengobati radang tenggorokan selain resep dokter. Kamu harus banyak istirahat, minum air putih yang cukup, mengonsumsi makanan dan minuman hangat, dan menghindari rasa pedas serta asam.
Cara lain bisa dengan berkumur air garam dan menjaga kelembakan udara. Kamu juga mesti menghindari hal yang mengiritasi tenggorokan seperti asap rokok dan gorengan.
Untuk memperingan, kamu sebaiknya mengonsumsi Larutan Penyegar Cap badak yang mampu mengobati panas dalam termasuk radang tenggorokan. Cairan dari Sinde ini mempunyai bahan herbal alami namun diproses secara modern.
Dengan rasa buah-buahan, Larutan Penyegar aman dikonsumsi segala generasi dan telah mendapatkan sertifikat halal dari MUI.

Advertisement
AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya, Begini Penampakan Aslinya Saat Diperbesar 2.600 Kali

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?