Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Obat tradisional seringkali menjadi alternatif penyembuhan di kalangan masyarakat Indonesia. Selain harga yang murah, obat tradisonal diyakini tidak mempunyai efek samping.
Namun ternyata, banyak obat yang diklaim tradisional nyatanya dicampur bahan kimia oleh oknum-oknum nakal. Bahkan takaran BKO (bahan kimia obat) sering tak terhitung sehingga bisa merugikan kesehatan bila mengonsumsinya.
Jenis ini bisa memicu stroke, serangan jantung, gagal ginjal, kanker, hingga kematian.

Cara mudah memilih obat tradisional adalah memperhatikan kemasannya. Saat membeli, kita perlu melihat kemasan, izin edar, dan kadaluarsa. Di kemasan, masyarakat bisa melihat registrasi Badan Pengawasan Obat dan Makanan dan kandungannya.
Adanya nomor BPOM di kemasan belum tentu aman sebelum mengecek ke istitusi tersebut. Kamu masih harus menyocokkan nomor regristasi di aplikasi BPOM.
Setelah terbukti ada nomor regristasi BPOM, obat tradisional berstandar ini bisa aman dikonsumsi. Seperti Larutan Penyegar Cap Badak yang mempunyai nomor regritasi sehingga aman dikonsumsi.
Larutan Penyegar Cap badak merupakan cairan penyembuh panas dalam yang terbuat dari bahan-bahan herbal. DIproses secara khusus sehingga tidak mempunyai warna, bau, dan terasa pahit. Produk ini juga saudah mendapatkan sertifikasi halal dari MUI.

Larutan Penyegar Cap Badak merupakan obat tardisional yang aman dan halal diminum.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya