Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Jemaah Haji Di Baitullah. (Foto: Pexels.com/Talal Hakim)
Dream – Rukun Yamani (Yamani Pillar) adalah salah satu dari empat pilar atau sudut Kabah yang menjadi titik penting dalam ibadah haji dan umroh. Kabah adalah bangunan suci yang terletak di dalam Masjidil Haram di Makkah. Empat pilar Kabah yang mencerminkan empat sudutnya dikenal sebagai Rukn al-Iraqi, Rukn al-Shami, Rukn al-Yamani, dan Rukn al-Hajar al-Aswad.
Rukun Yamani adalah sudut Kabah yang terletak di sebelah barat daya dari sudut timur Kabah. Sudut ini tidak memiliki tanda khusus atau penanda fisik untuk membedakannya dari sudut lainnya. Namun, selama ibadah thawaf, banyak jemaah haji dan umroh yang berusaha untuk menyentuh atau mencium sudut Rukun Yamani sebagai bagian dari praktik ibadah mereka.
Selama thawaf, jemaah berjalan mengelilingi Kabah sebanyak tujuh kali searah jarum jam, dimulai dari sudut Rukn al-Hajar al-Aswad. Setelah melewati tiga sudut lainnya (Rukn al-Iraqi, Rukn al-Shami, dan Rukn al-Yamani), mereka kembali ke sudut pertama untuk melanjutkan putaran berikutnya. Saat mencapai sudut Rukun Yamani, banyak jemaah berusaha untuk menyentuh atau mencium sudut tersebut sebagai tanda penghormatan.
Meskipun tidak ada ketentuan agama yang mewajibkan menyentuh atau mencium sudut Rukun Yamani, praktik ini dilakukan oleh banyak jemaah sebagai tradisi atau kecintaan kepada Allah SWT dan sebagai tanda penghormatan terhadap bangunan suci Kabah.
Ketika berada di depan Rukun Yamani, jemaah haji maupun umroh dianjurkan membaca doa yang akan dibahas Dream dalam artikel berikut ini.
Rukun Yamani adalah salah satu sudut yang terdapat dalam Kabah. Disebut Rukun Yamani karena sudut ini menghadap ke arah Yaman.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbana atinaa fid-dunya hasanah, wa fil akhirati hasanah, wa qina ‘adzaaban-nar
Artinya: “Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia, kebaikan di akhirat dan lindungilah kami dari adzab neraka.”
Ketika berada di depan Rukun Yamani, terdapat amalan yang dianjurkan untuk dilaksanakan jemaah haji. Para ahli fiqih berpendapat bahwa jemaah haji maupun umroh dianjurkan menyentuh Rukun Yamani dengan menggunakan kedua telapak tangan atau tangan kanan saja.
Anjuran ini datang dari Rasulullah SAW. Menyentuh Rukun Yamani diyakini bisa menjadi amalan tersampainya permohonan ampun kepada Allah SWT, sehingga dosa-dosa diampuni oleh-Nya.
Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya mengusap rukun Yamani dan rukun Al-Aswad adalah penebus dosa-dosa." (HR. Al-Hakim)
Bahkan tak hanya itu, beberapa ahli fiqih menganjurkan untuk mencium Rukun Yamani. Dasar dari pendapat ini adalah sebuah hadis yang diriwayatkan Ibnu Khuzaimah, ia berkata:
"Sesungguhnya Rasulullah SAW mencium rukun Yamani dan meletakkan pipinya di atasnya." (HR. Al-Baihaqi)
Demikian itulah bacaan doa Rukun Yamani lengkap penjelasan amalan yang perlu dilaksanakan para jemaah haji dan umroh.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

16 Tim Futsal Pelajar Siap Berlaga di Grand Final AXIS Nation Cup 2026, Ini Daftarnya