Istana Siak, Riau (Sumber: Baltyra.com)
Dream - Di bagian barat Indonesia, tepatnya di Kota Riau terdapat sebuah Istana cantik peninggalan kerajaan Melayu Islam masa lampau. Itulah Istana Siak.
Istana cantik ini dibangun pada masa Kerajaan Siak, tepatnya saat kepemimpinan Sultan Assyaidis Syarif Hasyim Abdul Jalil Syaifuddin pada tahun 1889.
Dilansir dari laman resmi Kementerian Pariwisata RI, Wonderful Indonesia, Selasa 25 Agustus 2015, Kerajaan Siak merupakan kerajaan Melayu Islam terbesar di Riau yang berdiri lebih dari dua abad yakni dari tahun 1723 hingga 1946.
Hingga kini, Istana Siak peninggalan kerajaan Melayu Islam terbesar itu masih bisa disaksikan di Kabupaten Siak, Riau. Di Istana ini Anda dapat melihat beragam koleksi warisan kerajaan berupa kursi singgasana bersepuh emas, duplikat mahkota kerajaan, brankas kerajaan, tombak, payung kerajaan, hingga alat musik komet yang hanya ada dua di dunia.
Istana Siak memiliki gaya arsitektur yang mengagumkan. Perpaduan gaya Melayu, Arab dan Eropa menjadikannya tampak unik. Istana ini memiliki nama asli Assiyaratul Hasyimiah. Namun masyarakat setempat lebih sering menjulukinya Istana Matahari Timur.
Di Istana ini, semua dindingnya dihiasi keramik yang didatangkan khusus dari Prancis. Bangunan Istana terdiri dari dua lantai.
Lantai bawah terbagi menjadi enam ruang, yakni ruang sidang, ruang tamu kehormatan, ruang tamu untuk laki-laki, ruang tamu untuk perempuan, ruang sidang kerajaan sekaligus ruang pesta. Sementara lantai atas meliputi sembilan ruangan khusus untuk sultan dan ruang tamu untuk kerajaan.
Sekarang, Istana Siak difungsikan sebagai perkantoran, rumah tinggal, penginapan dan toko yang dikelola oleh para pengurus dari Yayasan Amanah Sultan Syarif Kasim yang masih keturunan dari Sultan Siak.
Meski tak lagi berfungsi sebagai Istana sultan, ratusan benda pusaka bersejarah di dalamnya masih terjaga dengan baik. Nah, Anda yang tertarik pada wisata sejarah dan budaya, Istana Siak bisa menjadi pilihan.
Istana Siak buka setiap Senin-Kamis dan Sabtu, pukul 09.00 - 16.00 WIB. Pada Jumat tutup pukul 09.00-11.00 dan buka kembali pukul 13.45-16.00 WIB. Pengunjung yang datang akan dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp3.000 untuk dewasa dan Rp2.000 untuk anak-anak.
Advertisement
Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Review Timbangan Digital MODENA Smart Body Scale untuk Tracking Progress Diet selama Ramadan


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Mengenal Gini Index: Angka untuk Menghitung Ketimpangan Pendapatan

Tembus 21 Juta Views, “Kasih Aba-Aba 2.0” Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok untuk Sambut Shopee 9.9
