Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Kampung Warna-warni, Ikon Wisata Muslim Afsel

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 12 Juni 2014 10:23
Kampung Warna-warni, Ikon Wisata Muslim Afsel
Bo Kaap kaya akan sejarah. Rumah tertua di kawasan itu didirikan tahun 1760-an. Sekarang masih dalam bentuk asli dan dijadikan museum.

Dream - Cape Town menjadi magnet baru sebagai tujuan wisata muslim dunia. Ibukota Afrika Selatan sangat ramah terhadap turis muslim. Sebab punya banyak fasilitas yang sangat ramah bagi para pelancong Islam.

Salah satu tempat unik yang bisa dikunjungi turis muslim di Cape Town adalah Bo Kaap. Rumah-rumah di perkampungan itu dicat mencolok. Berwarna-warni, ada hijau muda, pink, biru, kuning, merah, dan warna-warna cerah lainnya.

Perkampungan kecil ini terletak di atas distrik pusat bisnis Cape Town, tepatnya di lereng Bukit Signal. Populasinya sekitar enam ribu jiwa. Kebanyakan imigran asal Asia beragama Islam. Daerah ini disebut juga dengan Malay Quarter.

Bo Kaap kaya akan sejarah. Rumah tertua di kawasan itu didirikan tahun 1760-an. Sekarang masih dalam bentuk asli dan dijadikan museum. Museum ini menunjukkan peran kaum muslim saat awal-awal tiba di sini. Dari museum itu bisa terlihat para muslimah sudah terampil menjahit, kaum pria menjadi tukang kayu, dan pembuat sepatu.

Selain itu, museum ini juga berisi perabot abad ke-19, seperti daun meja makan, kursi bekas pemimpin daerah, serta kamar pengantin yang dihias sedemikian rupa.

Pelancong muslim dijamin tetap bisa beribadah selama berkunjung di Bo Kaap. Sebab, di daerah ini berdiri sembilan amsjid. Sementara, masih banyak lagi masjid di tengah Cape Town.

Kampung Warna-warni, Ikon Wisata Muslim Afsel

Masjid di Bo Kaap

Sumber foto: www.cainsa.wordpress.com

Soal makanan, jangan khawatir. Banyak toko-toko penjaja makan halal di sini. Outlet-outlet yang menyediakan makanan halal cepat saji bisa ditemui di penjuru kota. Semisal kedai Cape Malay.

" Mengunjungi Cape Town bagi seorang muslim akan mendapat bonus jika mengunjungi Bo Kaap, sebab wilayah ini merupakan kawasan muslim terkemuka dan banyak losmen serta hotel di wilayah ini, seperti Hilton, Cape Town Lodge," tutur Gamidah Jacobs, pemilik biro perjalanan di Bo Kaap dikutip Dream dari News24, Rabu 11 Juni 2014

Saat ini, Afsel menempati peringkat ke dua dalam daftar OKI sebagai negara yang ramah terhadpa makanan halal. Dan Cape Town menjadi kota di Afsel dengan populasi paling besar.

Selain Bo Kaap, turis muslim juga bisa berkunjung ke Distrik Six. Wilayah ini dulunya ditempati oleh orang-orang dengan kulit berwarna --selain putih-- yang sebagian besar penganut Islam. Selama rezim apartheid, penduduk kampung ini dimusnahkan. Dan pada 2003 silam, proses mempertemukan keluarga yang tercerai berai dilakukan di sini. Sekarang mereka sudah hidup damai.

Ada pula The Cape Flats. Daerah ini terletak di dataran rendah di sebelah tenggara pusat bisnis Cape Town. Daerah ini merupakan rumah budaya Islam modern dengan banyak masjid dan komunitas muslim yang hidup bersatu.

Biro-biro travel di Afsel juga punya program khusus untuk menarik wisatawan muslim selama bulan Ramadan yang akan jatuh mulai akhir bulan ini, terutama bagi wisatawan dari Timur Tengah yang diprediksi akan mengalami cuaca terik selama Ramadan.

Cape Town menawarkan temperatur yang sejuk selama Ramadan. Tak hanya itu, waktu berpuasa di kota ini juga relatif lebih pendek. Oleh sebab itulah biro-biro perjalanan di Afsel berusaha menarik banyak wisatawan selama Ramadan. (Ism)

Beri Komentar