Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?
Instagram @kaji_kai
DREAM.CO.ID - Warga Indonesia alumni kampus Jepang memiliki wadah sebagai tempat berkumpul dengan nama Komunitas Alumni Jepang di Indonesia atau KAJI ( Instagram @kaji_kai). Komunitas ini sudah berdiri selama lebih dari 10 tahun.
Dilansir dari laman resmi KAJI, semula ini merupakan komunitas alumni mahasiswa-mahasiswi Indonesia yang pernah belajar di Jepang baik akademi atau universitas. Namun kemudian meluas mencakup siapa saja yang memiliki interconnect 'Jepang – Indonesia'.
Anggotanya bisa mereka yang termasuk mahasiswa atau alumni Jepang, peserta atau kerap disebut kenshusei yang pernah ikut training di Jepang dan mahasiswa-mahasiswi yang belajar sastra Jepang di Indonesia.
Para anggota KAJI rajin berkomunikasi melalui milis KAJI-kai@googlegroups.com dan media sosial. Kini KAJI menjadi sarana untuk berinteraksi satu sama lain, tanpa memandang latar belakang usia, suku bangsa, ras, lokasi dan afiliasi politik.
Sejak berdiri, KAJI Jepang sering berkumpul melalui milis sejak 17 November 2009. Nama KAJI muncul dan terbentuk ketika acara kopi darat pertama pada 23 Januari 2010 di Skyline Building Lantai 19.
Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 30 orang peserta dari berbagai alumni universitas di Jepang. Dari hasil diskusi, diputuskan agar syarat keanggotaan KAJI diperluas.
Yakni, bukan hanya para alumnus berbagai universitas dan akademi di Jepang, tetapi mencakup juga siapa pun yang memiliki keterkaitan antara Jepang – Indonesia, termasuk mahasiswa yang masih dalam proses belajar di Jepang.
Selain itu juga berlaku bagi kenshusei yang pernah training, magang, atau kerja di Jepang maupun yang masih mengikuti program training di Jepang, begitupula para mahasiswa dan alumni fakultas sastra Jepang di Indonesia.
Per tanggal 5 Februari 2024, anggota group KAJI-kai sudah berjumlah 57,305 orang. Mudah-mudahan semua ini dapat memperbaiki networking KAJI menjadi lebih baik dan kuat di masa yang akan datang.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya