Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Menu Bakso Boedjangan (Dokumentasi Festival Jajanan Bango)
Dream - Festival Jajanan Bango (FJB) yang menampilkan sajian khas daerah kembali digelar pada 6 hingga 7 Mei 2017. Bango kembali mengajak para pengusaha kuliner untuk melakukan upaya pelestarian makanan nusantara.
Jika biasanya booth-booth makanan yang disajikan merupakan kedai atau warung makan yang sudah lama berdiri, maka pada penyelenggaraan kali ini ada juga kedai makanan yang baru saja dirintis, atau start-up kuliner.
Diawali dengan pencarian 40 start-up kuliner nusantara dari berbagai wilayah Indonesia, pada 7 dan 8 Febuari 2017 lalu, para pelaku start-up ini telah menjalani proses penjurian yang dilakukan oleh Arie Parikesit, pengamat dan penggiat komunitas pelestarian kuliner Nusantara, Chef Degan Septoadji, serta Harjono Sukarno, yang merupakan pakar pengembangan ekonomi kreatif.
Dengan mengangkat tema " Regenerasi Pelestarian Kuliner Nusantara" , Arie Parikesit, ketua juri dalam pencarian start-up kuliner nusantara, menceritakan pentingnya regenerasi pada saat ini.
" Kita menyukai makanan-makanan yang sudah legend dan sudah dikenal sejak lama, tapi masalahnya siapa yang meneruskannya kalau bukan anak muda," kata Arie di acara peluncuran Festival Jajanan Bango 2017 di Jakarta, Selasa 7 Maret 2017.
Penilaian dalam penjurian start-up kuliner komponen yang paling utama adalah nilai otentik. " Autentisitas itu yang paling utama, karena keaslian itu penting. Soto Lamongan ya rasanya
harus Soto Lamongan," jelas Arie.
Salah satu peserta start-up kuliner nusantara, Sarita Sutedja, pendiri dari Bakso Boedjangan, bercerita, sejak awal dirinya memang memiliki passion di bidang kuliner.
" Passion saya memang di kuliner dan saya juga suka makan bakso, karena itu saya memilih bisnis kuliner bakso," katanya.
Sarita juga menjelaskan, bakso adalah bisnis yang menjanjikan dan kuliner yang sangat Indonesia. Selain itu, sesuai dengan visi Bango, yaitu untuk melestarikan kuliner nusantara.
Rencananya 10 start-up kuliner nusantara terfavorit akan dihadirkan pada acara Festival Jajanan Bango 2017 yang rencananya akan diselenggarakan pada 6-7 Mei 2017 di ICE BSD,
Tangerang.
Laporan Gemma Fitri Purbaya
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya