JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Cuaca saat ini begitu panas dan terik. Baik Sahabat Dream yang beraktivitas di luar rumah maupun di rumah saja pasti merasakan suhu yang lebih tinggi dari biasanya.
Dalam cuaca panas seperti sekarang, bagi yang memilii koleksi tanaman mungkin sedikit khawatir. Terutama yang baru saja membuat taman hijau. Dibutuhkan perawatan dan perhatian yang ekstra untuk menjaga taman dan tanaman agar tetap bertahan dalam cuaca terik.
Apa yang penting dilakukan untuk menjaga tanaman kesayangan?
Siram rumput hingga dalam
Untuk area taman yang memiliki rumput, tetap harus disiram rutin. Pastikan menyiraminya secara mendalam dan menyeluruh setiap satu atau dua minggu untuk mendorong akar yang dalam dan halaman yang lebih tahan kekeringan.
Tanaman dalam pot
Tanaman dalam pot cepat mengering, terutama terakota. Pertimbangkan untuk memindahkan tanaman ke tempat yang lebih teduh selama periode terpanas. Siram di pagi hari dan pada hari-hari yang panas ekstrem, mungkin juga perlu menyiram di sore hari.
Tutupi tanaman pot dengan kain pelindung dan keranjang gantung yang lebih rendah ke tanah. Tempatkan pot di piring yang diisi dengan pasir basah dan kasar. Ini memasok kelembapan dan mencegah akar yang membusuk. Berikan cairan pembasah tanah untuk membantu tanaman pot bertahan lebih lama di antara penyiraman.
© Dream
Tanaman sayur
Untuk tanaman sayur, panen hasil di pagi hari. Menyiram di pagi hari juga meminimalkan penyakit jamur. Jaga media tanam dengan baik. Pasang kain pelindung di atas terutama di area yang panas dan kering. Gunakan pupuk larut dua minggu sekali, tepat setelah penyiraman.
Periksa irigasi
Hindari penanaman, pemindahan dan pemangkasan berat dalam cuaca panas. Jika pemupukan, gunakan bentuk larut atau pastikan tanah disiram dengan baik sebelum dan sesudah pupuk diberikan. Jaga agar tanah tetap tertutup lapisan mulsa 30-50mm. Pada hari-hari gelombang panas, tanaman di tanah yang lembap akan lebih sedikit mengalami kerusakan. Periksa sistem irigasi dari kebocoran dan penyumbatan.
Sumber: Homes to Love
© Dream
Dream - Tak memiliki lahan untuk menanam atau tinggal di apartemen, membuat kita harus penuh trik jika ingin memelihara tanaman. Pot tentunya jadi andalan untuk menghadirkan tanaman segar dalam ruangan.
Bisa berupa pot kecil yang ditempatkan jendela, pot besar dengan penyangga besi atau mungkin taman vertikal di tembok yang terdiri dari banyak pot-pot kecil yang disusun. Memelihara tanaman dalam pot ini agak sedikit berbeda dengan menanam di lahan.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tanaman tumbuh sehat dan subur. Bagi Sahabat Dream yang memiliki banyak tanaman dalam pot di rumah, pastikan melakukan hal-hal berikut.
Lokasi sesuai dengan kebutuhan tanaman
Tanaman tumbuh sehat dan subur jika ditempatkan sesuai dengan kebutuhannya. Misalnya, tanaman yang membutuhkan banyak sinar matahari tidak akan tumbuh subur di dalam ruangan, apa pun jenis tanah yang dipilih.
Jadi pastikan tanaman di dalam ruangan yang ada di rumah memang cocok untuk area indoor. Jika pun membutuhkan sinar matahari, tidak terlalu sering. Bisa menjemurnya sesekali dan menyiramnya secara rutin.
© Dream
Sesuaikan juga kebutuhan air tiap tanaman karena berbeda-beda. Ini juga tergantung dari jenis tanah yang digunakan. Pada tanaman yang lebih suka kondisi kering misalnya, pastikan tidak menyiramnya terlalu sering.
Pastikan juga pot memiliki lubang drainase di alasnya dan agak ditinggikan sehingga alasnya tidak bertumpu pada tanah. Gunakan kaki pot atau hanya beberapa batu bata atau gumpalan untuk mengangkat pot.
© Dream
Tanaman juga perlu ditanam kembali atau repotting secara teratur. Penanaman kembali dapat dilakukan dengan memindahkan tanaman ke dalam pot yang sedikit lebih besar, atau mengambilnya dari pot yang sudah ada, memotong akarnya, memperbarui campuran pot dan menanamnya kembali di dalam pot yang sama.
Bisa juga mengganti tanah dengan yang baru. Pilih tanah yang lebih bernutrisi dan sesuai dengan kebutuhan tanaman.
Sumber: Homes to Love
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun