Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Pexels)
Dream – Vietnam memiliki varian makanan yang sangat terjangkau dengan rasa yang lezat. Namun, bagi wisatawan yang baru pertama kali berkunjung, banyak hidangan yang tampak ekstrem.
Kemungkinan beberapa makanan tradisional Vietnam termasuk dalam kategori hidangan ekstrem. Seperti sop organ dan telur bebek yang telah dibuahi.
Berikut beberapa jenis makanan ekstrem khas Vietnam yang banyak ditemui di jalan. Berani coba?
© Trung Vit Lon (Foto: Fabienne Fong Yan)
Ini adalah salah satu makanan yang banyak ditemui di jalanan Vietnam. Hidangan ini adalah telur itik yang sebagian embrionya sudah terbentuk.
Trung Vit Lon diklaim kaya akan protein. Makanan ini biasa disantap oleh anak-anak untuk sarapan.
Tapi, jika melihat calon bayi bebek di dalam telur, masih kuat memakannya?
© Ilustrasi (Foto: Freepik)
Sup ini sangat umum dalam makanan Vietnam dan sangat dihargai. Karena khasiat pengobatannya.
Kuahnya dibuat dari jamu Cina dan buah-buahan kering. Di antaranya mugwort, kurma kering dan goji beri serta rimpang yang sangat pahit.
Supnya dapat dibuat dengan ayam berdaging biasa namun berwarna hitam khas Vietnam. Sup ini sangat direkomendasikan khususnya bagi wanita.
© Chan Ga (Foto: Fabienne Fong Yan)
Ceker ayam sangat umum di Vietnam dan dapat ditemukan di mana-mana. Meski tidak mahal, ceker ayam tetap dianggap sebagai makanan lezat.
Ceker ayam bisa digoreng dengan sambal dan saus madu. Ada juga yang direbus dan disajikan dengan jahe dan serai dalam bumbu tradisional.
© Sup Organ Hewan (Foto: Fabienne Fong Yan)
Sup darah (tiet canh) adalah hidangan yang tidak lagi direkomendasikan. Sebab, makanan ini merupakan campuran bumbu darah segar dari berbagai hewan dan dapat dengan mudah membawa infeksi.
Selain itu adapula sup organ dalam hewan. Bisa berasal dari babi, sapi, bebek, atau ayam. Pilihan organnya seperti hati bebek, otak babi, usus sapi, atau buku jari babi.
(Sumber: lonelyplanet.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya