6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
(c) Shutterstock
Para pengguna kacamata pasti sudah paham betul bahwa lensa hingga frame yang digunakan sehari-hari bisai dihinggapi berbagai benda mikroskopis seperti debu. Bahkan nggak jarang jika kacamata bisa menjadi sarang bakteri.
Tak hanya bisa membuat lensa menjadi buram bahkan tergores, kacamata juga bisa terkontaminasi bakteri jenis Staphylococcus yang bisa mengganggu kesehatan. Oleh sebab itu, penting untuk menjaga kebersihan kacamata secara baik dan benar. Seperti apa sih caranya?
Cairan kacamata sudah menjadi barang wajib yang dimiliki dan telah tersedia di optik hingga marketplace. Namun nggak sedikit pula yang kurang mengoptimalkan penggunaan cairan pembersih kacamata ini.
Cara yang tepat dalam menggunakan cairan pembersih kacamata adalah dengan membilas lensa kacamata dengan air mengalir terlebih dahulu. Namun jika tak ada sumber air mengalir, bisa langsung mengaplikasikan cairan pembersih kacamata ke lensa sehingga debu bisa terbilas.
Pastikan semua permukaan lensa sudah terpapar cairan pembersih kacamata. Hal ini penting lantaran penbersihan yang kurang optimal membuat debu dan bakteri malah menempel di bagian ujung dan sudut lensa.
Ketika membeli kacamata, biasanya customer akan mendapatkan case serta kain mikrofiber untuk membersihkan lensa. Nah kain ini yang mampu membersihkan lensa secara optimal sekaligus menghindarkan permukaan lensa dari goresan.
Jangan sekali-sekali menggunakan sembarang kain untuk membersihkan lensa. Penggunaan kain biasa untuk membersihkan justru bisa merusak lensa.
Seiring dengan pandemi virus Corona yang membuat masyarakat semakin aware dengan kebersihan, penggunaan swab atau kapas alkohol sebagai alat sterilisasi permukaan memang semakin jamak digunakan. Namun jangan gunakan swab alkohol ini untuk membersihkan kacamata ya.
Memang benar jika kacamata yang dibersihkan dengan swab alkohol ini menjadi semakin steril. Namun kandungan alkohol yang terdapat di swab pembersih ini berpotensi meninggalkan residu di permukaan lensa serta mengurangi daya rekat pada lem di frame kacamata.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
