4 Pemicu Penumpukan Karang Gigi, Senyum Jadi Kurang Estetik

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 1 Desember 2022 11:36
4 Pemicu Penumpukan Karang Gigi, Senyum Jadi Kurang Estetik
Karang gigi idealnya harus dibersihkan secara rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali. Bila dibiarkan akan memunculkan bau mulut dan warna kekuningan.

Dream - Gigi yang bersih jadi hal yang sangat menunjang penampilan. Saat tersenyum akan terlihat kondisi gigi, terutama di area depan. Saat gigi dipenuhi dengan tumpukan karang yang kuning pekat atau bahkan menghitam, pastinya akan merusak kepercayaan diri.

Senyum pun jadi tak estetik. Karang gigi idealnya harus dibersihkan secara rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali. Bila dibiarkan akan memunculkan bau mulut dan warna kekuningan.

Tumpukan karang, dikutip dari KlikDokter, juga bisa mengikis tulang rahang sehingga mengakibatkan gigi goyang. Lalu apa saja penyebab karang gigi yang merusak keindahan senyuman kamu?

1. Sisa Makanan
Pembentukan karang gigi sebenarnya karena sisa makanan yang tidak dibersihkan dalam waktu tertentu, yang kemudian jadi tempat pelekatan bakteri. Sisa makanan yang menempel tersebut memiliki sukrosa yang juga menjadi makanan bakteri.

Untuk itu sangat disarankan menyikat gigi paling tidak 30 menit setelah makan. Hal ini demi mencegah sisa makanan menempel terlalu lama pada gigi. Bila menempel terlalu lama, bakteri juga akan mudah menempel dan terbentuklah karang gigi.

 

1 dari 5 halaman

2. Produksi Air Liur

Air liur berperan penting untuk kebersihan rongga mulut.Selain mengandung enzim-enzim yang bermanfaat untuk proses pencernaan makanan, air liur juga menjadi pembersih alami bagi rongga mulut. Sisa makanan yang menempel pada gigi akan terlepas jika terkena air liur.

Beri Jeda 30 Menit Bila Ingin Sikat Gigi Setelah Makan© MEN

Sayangnya, tidak semua orang memiliki laju air liur yang sama. Pada beberapa orang, mereka memiliki laju yang cukup lambat sehingga lebih rentan terhadap adanya karang gigi. Karena itu, produksi air liur yang lambat bisa menjadi faktor penyebab terjadinya karang gigi.

 

2 dari 5 halaman

3. Kebiasaan Mengunyah

Jika kamu berpikir kalau sisi rahang yang digunakan untuk mengunyah akan lebih kotor dibandingkan dengan sisi yang tidak digunakan untuk mengunyah, maka itu sebenarnya keliru.

Faktanya, kondisi rongga mulut akan lebih kotor pada sisi rahang yang tidak digunakan untuk makan. Karang gigi juga lebih banyak terlihat pada orang yang mengunyah dengan salah satu sisi saja, dibandingkan apabila mengunyah dengan kedua sisi.

4. Cara Menyikat Gigi yang Kurang Tepat
Munculnya karang bisa juga karena cara menyikat gigi yang salah. Menyikat gigi merupakan cara yang mudah untuk menjaga kebersihan rongga mulut. Dengan menyikat gigi, sisa makanan dapat dibersihkan bersamaan dengan menghilangnya plak gigi. Jika kamu menyikat gigi dengan cara yang tidak baik serta alat yang tidak tepat, hal tersebut juga bisa meningkatkan jumlah karang gigi.

Penjelasan selengkapnya baca di sini.

3 dari 5 halaman

Kunyah Permen Karet Bisa Bantu Cegah Gigi Berlubang

Dream - Munculnya lubang di gigi pastinya akan sangat menyiksa. Sisa makanan akan menyangkut di lubang dan bisa memicu infeksi serta rasa sakit yang luar biasa.

Tak hanya itu, gigi berlubang cenderung memicu aroma tak sedap di mulut. Untuk itu, penting bagi Sahabat Dream menjaga kesehatan gigi agar terhindaru dari masalah gigi berlubang.

Ada banyak cara untuk mencegah munculnya lubang dan gigi atau agar tak bertambah banyak. Coba saja ikuti beberapa trik berikut.

Ubah Kebiasaan Makan
Pola makan yang sehat tentunya akan membantu meningkatkan kesehatan, termasuk kesehatan gigi dan mulut. Berdasarkan sebuah penelitian dalam The British Medical Journal, perubahan pola makan dapat mencegah dan membalikkan kerusakan gigi.

Salah satu zat yang penting untuk selalu adalah dalam menu harian adalah yang mengandung kalsium tinggi, yang merupakan komponen utama tulang dan gigi. Kalsium dapat ditemukan pada susu, yogurt, dan keju. Hindari juga minuman yang mengandung banyak gula karena dapat menyebabkan kerusakan gigi.

 

 

4 dari 5 halaman

Kunyah Permen Karet Tanpa Gula

Gigi sehat© Shutterstock

Mengunyah permen karet bebas gula dapat membantu mencegah kerusakan gigi. Proses mengunyah menyebabkan mulut terisi air liur yang secara alami dapat membersihkan sisa-sisa makanan, menetralkan asam, memperkuat email gigi, dan melawan penyakit.

Mengunyah permen karet juga bisa membantu menguatkan email gigi karena akan menambahkan lebih banyak kalsium dan fosfat ke dalam mulut. Selain melawan gigi berlubang, mengunyah permen karet tanpa gula juga dapat menghilangkan rasa asam dari makanan dan minuman.

 

5 dari 5 halaman

Ganti Sikat Gigi Secara Rutin

Gigi sehat© Shutterstock

Selalu pilih sikat gigi berukuran kecil atau sedang. Pastikan bulu pada sikat dapat menjangkau celah-celah gigi geraham yang memungkinkan sisa makanan tersangkut. Jangan lupa untuk mengganti sikat gigi dengan rutin karena bulunya memburuk seiring waktu pakai. Hindari juga meletakkan sikat gigi di ruangan yang sama dengan kloset, karena bakteri tinja dapat hinggap di sikat gigi.


Rutin Melakukan Perawatan Gigi Dasar
Perawatan gigi sederhana sapat melindungi gigi dari kerusakan dini. Untuk merawatnya, sikat semua permukaan gigi sampai menjangkau sudut terjauh. Selain itu, gunakan benang gigi untuk membersihkan sisa makanan yang tidak bisa dijangkau sikat gigi. Kemudian, gunakan obat kumur guna menyingkirkan bakteri tersisa di mulut.

 

Laporan: Meisya Harsa Dwipuspita/ Sumber: Brightside

Beri Komentar