JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Ibu Menyusui (Foto: Shutterstock)
Dream - Perubahan yang terjadi pada bayi saat masa pemberian ASI eksklusif dapat kita sadari dengan cukup jelas. Hal ini dapat berupa tanda-tanda yang menunjukkan bahwa terjadi perubahan pada bayi.
Jika perubahan tersebut mengarah pada hal yang baik tentunya akan membuat ibu bayi menjadi lebih tenang. Perubahan yang baik dapat mengindikasikan bahwa kebutuhan nutrisi pada bayi telah terpenuhi.
Salah satu tanda perubahan baik yang terjadi pada bayi saat masa pemberian ASI eksklusif adalah naiknya berat badan bayi. Jika bayi mengalami kenaikan berat badan, maka pemberian ASI pada bayi sudah cukup baik.
Kerap terjadi kasus berat badan bayi yang tidak mengalami kenaikan pada masa pemberian ASI eksklusif. Tentunya hal itu akan membuat para ibu merasa sedih. Penting bagi ibu untuk memahami penyebab dari hal tersebut.
© Dream
Berat badan bayi yang tidak naik pada masa pemberian ASI eksklusif dapat disebabkan oleh proses menyusui bayi yang kurang efektif. Hal yang mungkin terjadi adalah pada proses menyusui, bayi hanya menyusu pada puting saja.
Kondisi tersebut membuat ASI yang keluar tidak efektif. Efeknya adalah bayi tidak mendapatkan nutrisi yang seharusnya. Berat badan bayi pun tidak bertambah.
© Dream
Berat badan bayi yang tidak naik pada masa pemberian ASI eksklusif dapat disebabkan oleh penggunaan dot atau empeng. Alat bantu tersebut dapat memberikan pengaruh pada saat bayi menyusu.
Bayi dapat mengalami kesulitan saat menyusu pada payudara. Hal tersebut dapat menurunkan produksi ASI pada ibu.
© Dream
Berat badan bayi yang tidak naik pada masa pemberian ASI eksklusif dapat disebabkan oleh kurangnya nutrisi pada tubuh ibu bayi. Kondisi nutrisi yang pada ibu akan sangat berdampak pada bayi.
Kurangnya nutrisi pada tubuh ibu bayi dapat menurunkan kualitas dari ASI yang dihasilkan. ASI yang dihasilkan akan memiliki kadar kalori dan lemak yang rendah. Bayi yang menyusu akan mendapatkan sedikit nutrisi.
© Dream
Berat badan bayi yang tidak naik pada masa pemberian ASI eksklusif dapat disebabkan oleh penyakit tertentu yang dialami bayi. Jika bayi dalam keadaan sakit, maka metabolisme tubuhnya akan menjadi rendah.
Hal ini dapat menyebabkan nutrisi dari ASI yang didapatkan bayi akan lebih banyak digunakan untuk melawan sakit yang bayi alami. Efeknya, berat badan bayi tidak bisa naik seperti yang seharusnya. (mut)
(Audila Rima Ndani/Sumber: Liputan6.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
