Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pixabay.com
Dream – Menggunakan earphone sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Earphone bahkan menjadi salah satu barang yang tidak bisa ditinggal.
Pada umumnya, earphone digunakan pada saat mendengarkan musik bahkan pada saat akan menonton film melalui laptop. Earphone menjadi pilihan karena sensasi suara yang jernih. Namun demikian, menggunakan earphone sejatinya berbahaya.
Sebagian orang tentu saja sudah mengetahui dampak buruk penggunaan earphone. Namun, mereka seakan-akan tidak peduli dan tetap menjadikan earphone sebagai barang wajib untuk dibawa.
Apa saja dampak buruk menggunakan earphone?
Salah satu bahaya penggunaan earphone yang paling berat adalah memnyebabkan kerusakan permanen pada telinga. Hal tersebut dikarenakan telinga sudah tidak mampu lagi menanggung suara keras.
Perlu untuk diketahui, suara yang dikeluarkan oleh earphone akan terpusat langsung ke dalam telinga, sehingga tekanan beban suara yang ditangkap oleh telinga akan semakin berat.

Sebelum mengalami kerusakan permanen pada telinga, biasanya sebagian orang akan mengalami numb-ear, kondisi dimana seseorang mengalami kehilangan kemampuan pendengaran selama beberapa waktu.
Selain itu, juga terkadang seseorang akan mengalami ear-ache, dimana kalian akan merasakan rasa sakit di titik tertentu di telinga serta sering mengalami telinga yang berdengung.
Earphone juga menimbulkan infeksi pada telinga. Sebagian besar pengguna earphone akan sangat jarang merawat dan membersihkan earphone yang dimilikinya.
Apalagi earphone cukup sering dipinjamkan kepada orang lain. Kemungkinan untuk terinfeksi akan semakin besar dengan kondisi tersebut.

Untuk itu, sebaiknya jangan meminjamkan earphone kepada orang lain. Kalaupun kaian meminjamkannya, usahakan untuk tetap selalu menjaga kebersihan pada earphone itu baik sebelum dipinjamkan dan setelah dipinjamkan kepada orang lain.
Menurut PC Magazine, selain ponsel, ternyata semua earphone bluetooth akan memancarkan radiasi. Namun, tentu saja kadar radiasi yang dipancarkan berbeda antara ponsel dan earphone Bluetooth.
Earphone Bluetooth akan memancarkan radiasi dalam jumlah yang kecil dibandingkan dengan radiasi yang dipancarkan oleh ponsel.

Radiasi merupakan salah satu penyebab paling utama di beberapa penyakit bahkan penyebab utama penyakit yang cukup parah. Terkena paparan radasi secara terus menerus bisa menyebabkan munculnya penyakit seperti kanker, tumor otak, autisme, hingga kerontokan rambut.
Earphone juga bisa menyebabkan kerusakan otak. Suara yang dikeluarkan oleh earphone akan memancarkan gelombang elektromagnetik ke dalam otak. Gelombang tersebut sangat berbahaya bagi otak sebab dapat menyebabkna kerusakaan.

Namun, dampak itu belum bisa dipastikan secara valid oleh para dokter. Sebuah penelitian telah membuktikan kepada tikus akan bahaya penggunaan earphone, tetapi merea tidak bisa memastikan hasil yang sama pada otak manusia. Sebaiknya kalian tetap mengurangi penggunaan earphone untuk menghindari bahaya ekstrem ini.
Salah satu kebiasaan para pengguna earphone adalah memakai volume suara yang tinggi atau besar. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan pengguna tersebut menjadi kurang indera pendengaran apabila sedang diajak bicara. Penggunaan earphone dengan volume yang keras akan memberikan kesan tidak peduli dengan keadaan sekitar.

Bahkan, terdapat banyak kasus kecelakaan yang diakibatkan oleh si pengendara menggunakan earphone. Padahal pada saat itu si pengendara sudah diberi tahu akan adanya bahaya yang menuju dirinya.
Menggunakan earphone akan memberikan sensasi sedikit kedap oleh suara luar apalagi ditambah dengan penggunaan volume yang keras membuat telinga menjadi kedap terhadap suara luar. (Sumber: [1] [2])
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya