Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya
Pernahkah Kamu Mengalami Mobil Tersendat-sendat Saat Jalan? (Foto: Shutterstock)
Dream – Ada banyak penyebab mobil tersendat-sendat saat jalan. Penyebab yang paling sering ditemui adalah filter bahan bakar kotor sehingga mempengaruhi aliran.
Namun tak cuma masalah itu saja yang memicu laju mobil jadi tersendat. Bisa jadi sumber masalah berasal dari kerusakan salah satu sensor.
Mobil tiba-tiba mati dan tidak bisa distarter bisa saja ikut terjadi juga. Biasanya ini disebabkan adanya kerusakan dinamo starter dan berbagai masalah pada busi hingga aki.
Dengan banyaknya penyebab mobil jadi malaju tersendat-sendat, kamu harus bisa mengenali tanda-tandanya sekaligus menemukan sumber masalahnya.
Dikutip dari Auto2000, Selasa 24 November 2020, salah satu penyebab mobil tersendat-sendat saat jalan yang paling sering terjadi adalah sistem injeksi bahan bakar kemasukan angin. Kondisi tersebut sering dikenal sebagai “ masuk angin” alias masuknya udara ke saluran bahan bakar.
Di dalam sistem injeksi, terdapat tangki atau ruang penyimpanan bahan bakar. Kemudian, ada saluran yang menghubungkannya ke ruang pembakaran. Kalau di dalam tangki atau saluran ini ada angin masuk, aliran bahan bakar ke ruang pembakaran terhambat dan mesin mobil pun tersendat.
Kedua, filter bahan bakar kotor. Filter penyaring bahan bakar di dalam mesin pun bisa jadi pemicu. Masalahnya, seiring dengan jangka waktu pemakaian, penyaring bahan bakar ini akan kotor akibat kotoran dari hasil yang disaring.
Kalau tidak rutin melakukan pembersihan, filter tersumbat dan menghambat aliran bahan bakar ke ruang pembakaran. Saat servis rutin, pastikan kamu mengecek kondisi filter untuk memastikan apakah perlu pembersihan atau bahkan penggantian komponen baru.
Yang ketiga, sensor rusak. suplai bahan bakar terhambat jadi penyebab mobil tersendat-sendat saat jalan. Kali ini, sumber pemicunya adalah kerusakan pada salah satu sensor yang bertanggung jawab untuk mengirim sinyal ke engine control unit (ECU).
Saat sensor rusak, otomatis data yang dikirim ke ECU menjadi tidak akurat. Alhasil bahan bakar yang disuplai pun jadi tak sesuai. Ibarat mesin butuh satu liter bahan bakar, tapi karena kerusakan sensor, maka data yang diterima ECU pun salah dan jumlah yang dialirkan kurang dari angka tersebut.
Keempat, bahan bakar tak sesuai dengan mesin. Kamu pasti paham bahwa setiap kendaraan bermotor memiliki rekomendasi kualitas bahan bakar minimal yang sesuai agar bisa mendukung fungsi kerjanya. Di Indonesia sendiri, bahan bakar oktan 90 pertalite adalah jenis yang agak rendah. Namun, kamu perlu menyesuaikan lagi kadar oktan di dalam bahan bakar sesuai dengan perbandingan kompresi mesin injeksi.
Kelima, busi tidak standar. Fungsi busi mobil sangatlah penting untuk mobil. Penggunaan busi yang tidak sesuai standar juga bisa menjadi penyebab mobil tersendat-sendat saat jalan.
Sebagai komponen pemercik api, fungsi busi sangat memengaruhi performa mesin. Apabila kekuatan memantiknya kurang kuat, pembakaran tidak akan terjadi.
Kondisi tersebut sangat mungkin terjadi kalau busi sudah berusia tua. Kalau begitu, kamu perlu menggantinya dengan yang baru. Namun, pastikan menggunakan busi standar yang sesuai rekomendasi produsen otomotif.
Kebanyakan penyebab mobil tersendat-sendat saat jalan adalah karena kondisi komponen yang kotor, sudah usang, atau bahkan tidak sesuai dengan rekomendasi.
Advertisement
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai

Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga

Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah

5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula

Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A