Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Agar Kesehatan Ibu Dan Janin Tetap Terjaga Selama Kehamilan
Dream - Kehamilan merupakan suatu masa krusial bagi wanita. Selain merawat diri, ada janin yang juga harus dijaga di dalam kandungan.
Sebab tidak semua kehamilan berjalan mulus sampai ke persalinan. Di beberapa kasus, janin tidak mampu bertahan sehingga terjadi keguguran.
Hal ini tentu meninggalkan trauma dan kesedihan mendalam bagi setiap orangtua. Oleh sebab itu, kehamilan perlu dijalani dengan sangat hati-hati.

Asupan yang masuk ke tubuh ibu dapat mempengaruhi kondisi bayi. Begitu pula dengan kegiatan dan segala hal yang dilakukan oleh ibu.
Agar kesehatan ibu dan janin tetap terjaga selama kehamilan, berikut ini 5 langkah mencegah terjadi hal buruk pada bayi di kandungan:
Ibu hamil harus selalu memperhatikan asupan makanan dan minuman. Pastikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, bahkan sejak ibu belum mengandung.
Produk hewani seperti daging sapi, ikan dan ayam merupakan sumber protein dan asam lemak omega 3 yang baik untuk perkembangan otak dan saraf janin. Ibu hamil juga disarankan mengonsumsi zat besi untuk mencegah risiko anemia dan bayi lahir prematur. Jangan lupa penuhi asupan sayur dan buah-buahan sebagai sumber vitamin dan antioksidan.

Tiga bulan pertama kehamilan biasa disertai dengan rasa mual karena perubahan hormon. Hindari terlalu banyak mengonsumsi minuman manis untuk mengurangi rasa mual.
Ganti dengan jus segar, smoothie atau air kelapa yang sehat namun tetap menyegarkan. Jangan lupa melengkapi kebutuhan nutrisi dari susu hamil yang kaya akan kalsium, vitamin dan protein.
Tidak semua jenis olahraga baik untuk ibu hamil. Jangan sampai niat sehat justru berujung pada masalah janin. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan sebelum mulai berolahraga.
Jenis olahraga berat seperti aerobik, jogging dan bersepeda memiliki risiko tinggi cidera otot dan jatuh. Beberapa teknik senam juga tidak disarankan untuk ibu hamil.

Lakukan senam khusus ibu hamil dengan gerakan relaksasi yang bermanfaat untuk membantu proses persalinan. Senam hamil juga dapat membantu mom-to-be dalam melatih laju pernapasan.
Kasus Intrauterine Fetal Death (IUFD) atau kematian janin kerap menimpa di usia 20 minggu kehamilan. Salah satu penyebab IUFD adalah plasenta yang tidak berfungsi dengan baik.
Seperti diketahui, gangguan plasenta dapat menghambat penyaluran nutrisi janin. IUFD juga disebabkan oleh faktor genetik seperti kelainan kromosom.

Jangan abaikan kondisi kesehatan ibu karena dapat mempengaruhi kesehatan janin. Penyakit hipertensi, diabetes, autoimun, infeksi bakteri seperti Streptokokus grup B, listeriosis, toksoplasmosis, dan rubella, dapat menjadi penyebab janin mati dalam kandungan.
Ibu hamil, khususnya yang mengandung anak kembar harus ekstra hati-hati. Ada banyak hal yang mempengaruhi kesehatan janin. Seperti kondisi plasenta, laju detak jantung, posisi dan gerakan janin.
Salah satu hormon pemelihara sel telur setelah proses pembuahan adalah hCG atau Human Chorionic Gonadotropin. Lakukan tes darah untuk mendeteksi kadar hCG pada tubuh.

Janin yang bermasalah sebenarnya akan memberi sinyal pada ibu. Misalnya kram perut dalam waktu cukup lama, pendarahan dan nyeri punggung parah.
Oleh karena itu, jangan sepelekan proses pemeriksaan kehamilan. Lakukan secara rutin untuk memantau kondisi janin.
Bicara tentang kehamilan pasti erat kaitannya dengan masalah ekonomi. Banyak hal yang harus diperhitungkan, mulai dari persiapan kehamilan, proses persalinan hingga pasca melahirkan.
Dana besar memang harus dikeluarkan demi mendapat perawatan terbaik. Agar lebih ringan, Sahabat Dream bisa memilih asuransi yang menawarkan paket kehamilan.
Pasalnya, tidak semua asuransi kesehatan menyediakan keperluan ibu hamil. Carilah asuransi yang bisa menanggung seluruh prosedur kehamilan, termasuk check-up janin, persalinan, rawat inap dan jalan, ambulans darurat serta perlindungan kecelakaan bahkan di luar negeri.

Sahabat Dream juga bisa memanfaatkan asuransi kesehatan untuk menghadapi risiko berbagai penyakit ibu hamil. Cara ini dapat mencegah gangguan kesehatan janin karena penyakit yang diderita ibu.
Bukan hanya kesehatan, asuransi jiwa juga tidak boleh dilupakan. Menilik data WHO 2017, ada 810 ibu di dunia meninggal akibat penyakit atau komplikasi terkait kehamilan dan persalinan setiap hari.

Apabila terjadi kematian, dana asuransi jiwa bisa menjadi harapan keluarga dalam mengatasi masalah finansial yang dihadapi. Moms, bisa dapatkan rekomendasi berbagai paket asuransi terbaik di sini. Pilih sesuai kebutuhanmu ya, Sahabat Dream!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya