Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
Foto: Ilustrasi/Shutterstock
Dream - Mudik jadi identitas Lebaran di Indonesia. Pulang ke kampung halaman dan merayakan Hari Raya Idulfitri bareng keluarga besar merupakan hal yang dinanti masyarakat Tanah Air.
Melewati penuhnya antrean dan padatnya lalu lintas juga bagian dari mudik maupun sebaliknya. Ramai menggunakan kendaraan pribadi atau umum, menikmati kemacetan di jalan raya makin menambah esensi mudik sesungguhnya.
Biasanya, jalur darat dipilih para pemudik yang masih satu pulau. Dari ujung Jawa Barat hingga Timur siap dijelajahi para pemudik dari jauh-jauh hari demi bertemu anggota keluarga di hari spesial Lebaran.
Tapi tak cuma saat berangkat mudik saja, ketika pulang ke Ibu Kota atau tempat tinggal, kondisi macet dan padatnya lalu lintas juga akan kamu temui sesuai dengan jadwal arus balik Lebaran.
Nah, agar perjalanan baik saat mudik atau sebaliknya makin seru. Ada baiknya kamu mampir ke tempat makan guna mengisi tenaga untuk kembali menyetir atau menikmati perjalanan darat.
Buat kamu yang melewati jalur Pantai Selatan atau Pansela, laman Indonesia Travel punya rekomendasi kuliner yang bisa kamu sambangi untuk mengisi perut.
© Ilustrasi/Shutterstock

Ini dia kuliner tanah Sunda yang menggugah selera. Sate Maranggi yang umumnya terbuat dari potongan daging sapi bercampur lemak atau has dalam ini identik dengan cita rasa manis gurih dari bumbu kecap yang pekat.
Dilengkapi cocolan sambal dari tomat segar dan cabai rawit hijau, dijamin enggak cukup kalau cuma satu porsi!
Nasi Cikur di Tasikmalaya, Jawa Barat
Di kuliner khas Jawa Barat, cikur alias kencur merupakan salah satu rempah primadona yang tak pernah ketinggalan di setiap masakan.

Pas banget nih, karena di jalur Pansela tepatnya di Tasikmalaya ada hidangan bernama nasi cikur bercita rasa gurih yang biasanya disajikan bersama lalapan dan sambal.
Jangan khawatir untuk mencari kuliner yang satu ini, sebab nasi cikur sangat populer dan kamu bisa menemukannya di sepanjang jalan kota Tasikmalaya.
© Ilustrasi/Shutterstock

Kebumen punya santapan unik bernama yutuk.
Yutuk merupakan kuliner yang berisikan undur-undur laut, biasanya warga lokal mengolah yutuk dengan cara digoreng menjadi bakwan atau rempeyek, lalu dihidangkan sebagai lauk pecel.
Mangut Beong di Magelang, Jawa Tengah
Penikmat masakan pedas wajib coba nih, salah satu kuliner andalan Magelang bernama mangut beong.
Mangut beong terbuat dari ikan beong yang tergolong sebagai ikan endemik Magelang dan berasal dari Sungai Progo.

Meski memiliki bentuk seperti ikan lele, daging ikan beong cukup padat layaknya ikan gurame. Selain dengan nasi putih hangat, mangut beong juga cocok disantap bersama trancam, urap pedas khas Jawa Tengah.
© Ilustrasi/Shutterstock

Olahan ayam kuah santan dari Tulungagung ini bisa dibilang spesial karena ayam akan dibakar terlebih dulu sebelum disajikan dengan kuah gurih pedas.
Perpaduan aroma ayam bakar bercampur kuah rempah inilah yang bikin siapa pun jadi ketagihan saat mencicipi ayam lodho.
Kelezatannya juga makin bertambah sebab jenis ayam yang digunakan adalah tipe ayam pejantan atau ayam kampung. Pas banget buat jadi kuliner malam, nih, Sahabat Dream.
Orem-Orem di Malang, Jawa Timur
Kalau singgah di Malang, waktunya kamu icip-icip menu favorit warga lokal, namanya orem-orem.

Seporsi orem-orem terdiri dari potongan ketupat, kuah santan kental, mendol khas Malang, telur asin, dan juga kerupuk. Rasa kuah santan dipadu dengan bumbu rempah kuning dan mendol yang gurih bikin kudapan ini terasa istimewa.
© Ilustrasi/Shutterstock
Bukan sembarang gudeg atau pecel, kuliner ikonik dari Jawa Timur ini merupakan kombinasi dari keduanya.
Kamu bisa menikmati nasi putih ditemani gudeg nangka muda, sayur-sayuran rebus, dan siraman bumbu pecel, lengkap dengan rempeyek kacang.

Kuliner ini disajikan berbeda dari gudeg Jawa Tengah, karena warna bumbunya tidak terlalu coklat dan cara masaknya menggunakan tungku kayu bakar dengan durasi masak kurang lebih enam jam.
Jadi, sudah siap 'isi bensin' di mana?
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa