7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Shutterstock.com
Dream - Mulai 4 Februari 2022, Bali sudah bisa menerima wisatawan mancanegara. Langkah ini diambil Pemerintah agar perekonomian Bali dapat kembali bergeliat.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga menawarkan program warming up vacation untuk wisatawan mancanegara yang terbang langsung ke Bali. Ini menjadi inovasi yang memungkinan wisman atau PPLN menjalani karantina di hotel dengan sistem bubble begitu tiba di Bali.
Dalam program ini, wisman tidak hanya menjalani karantina sepenuhnya di dalam kamar. Mereka dibolehkan berkegiatan di area bubble yang sudah disiapkan pengelola hotel.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya, menerangkan program Warming Up Vacation berbeda dengan paket karantina. Jika karantina hanya di kamar, program ini memungkinkan wisman menikmati fasilitas hotel.
" Jadi ini berbeda dengan karantina, yang hanya di dalam kamar saja. Program warm up vacation ini dilakukan di hotel yang telah menerapkan sistem bubble yang sudah siap dengan protokol kesehatan secara disiplin," ujar Nia.
© Dream
Program ini, kata Nia, bertujuan agar PPLN tidak merasa sedang menjalani karantina namun lebih seperti pemanasan sebelum liburan di Bali. Tentu, pelaksanaan program ini dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian untuk mencegah penularan Covid-19.
Pelayanan yang didapat wisman juga tidak sebatas di kamar saja. Turis bisa memanfaatkan kolam renang, tempat gym, dining room, bahkan menikmati udara pantai di area bubble.
Terhitung sejak 2 Februari 2022, ada 66 hotel di Bali yang menjadi lokasi karantina wisman. Lima di antaranya sudah menerapkan sistem bubble dan 61 sisanya masih memberlakukan karantina biasa.
Ke depan, kata Nia, hotel yang memfasilitas program Warming Up Vacation akan terus bertambah. Hingga saat ini sudah ada 19 hotel yang mengajukan permohonan bisa menerapkan sistem bubble, dikutip dari Merdeka.com.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?