Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Pemerintah memperketat aturan perjalanan untuk libur Natal dan Tahun Baru 2021, khususnya untuk Bali. Ini menyusul meningkatnya kasus Covid-19 sejak setelah libur panjang akhir Oktober.
Gubernur Provinsi Bali telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 2021 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19. Setiap pelaku perjalanan dalam negeri dengan pesawat akan masuk Bali diwajibkan menunjukkan hasil negatif dari hasil tes usap (swab) Polymerase Chain Reaction (PCR).
Ketentuan ini berlaku terhitung sejak 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021. Sehingga hasil non-reaktif dari tes cepat (Rapid Test) antibodi tidak akan berlaku.
Aplikasi pemesanan tiket transportasi dan hotel online, Traveloka, memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan tersebut. Traveloka pun menyediakan layanan pemesanan tes usap PCR untuk memudahkan para pengguna.
" Sebagai salah satu pelaku di industri perjalanan dan pariwisata, kami sepenuhnya mendukung dan mengapresiasi kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah atau institusi terkait, termasuk dalam hal kebijakan menyertakan hasil tes negatif PCR-Antigen sebagai salah satu syarat kelengkapan dokumen perjalanan," ujar Vice President Marketing Transport & Financial Services Traveloka, Andhini Puteri, melalui keterangan tertulis.
Andhini menjelaskan pengguna Traveloka tidak perlu khawatir jika ingin melakukan tes usap. Traveloka telah meluncurkan inovasi layanan tes Covid-19 yang terdiri dari semua jenis baik tes usap PCR, rapid test antibodi maupun rapid test antigen baik In-Clinic maupun Drive-Thru yang tersedia di Traveloka Xperience.
Layanan ini disediakan bekerja sama dengan lebih dari 30 mitra. Juga dengan 450 pilihan produk penyedia layanan tes Covid-19.
" Pengguna dapat dengan mudah melakukan pemesanan tes Covid-19 secara sekaligus dalam satu platform ketika ingin merencanakan perjalanan melalui aplikasi Traveloka," ucap Andhini.
Buat kamu yang ingin melakukan perjalanan udara dan harus melakukan rapid tes antigen atau PCR, dapat memanfaatkan penawaran menarik dari Traveloka. Ada kupon potongan harga untuk layanan rapid test antigen sebesar Rp200 ribu dengan membeli tiket pesawat melalui Traveloka Xperience.
Tersedia juga potongan harga hingga 50 persen untuk PCR di menu yang sama. Sehingga kamu dapat mewujudkan rencana perjalanan yang #BebasCemas.
Penawaran menarik untuk rapid test antigen ini tersedia pada 21-27 Desember 2020, sedangkan penawaran menarik untuk PCR tersedia sejak 22 Desember 2020-5 Januari 2021.
Untuk mendapatkan informasi mengenai peraturan perjalanan dan persyaratan dokumen di destinasi lainnya di Jawa, Sumatera, Labuan Bajo hingga Merauke, kamu dapat mengakses https://www.traveloka.com/id-id/safe-travel.
Tidak hanya itu, kamu juga dapat mencari informasi mengenai regulasi terbaru, calon penumpang juga dapat mencari tahu mengenai jenis-jenis tes Covid-19 yang berlaku serta panduan ketika penumpang berada di Bandar Udara.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya