Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi Kawah Ijen Di Banyuwangi Jawa Timur (Foto: Liputan6.com)
Dream – Sejumlah destinasi wisata sudah dibuka meskipun pandemi Covid-19 belum berakhir. Salah satunya lokasi pendakian Kawah Ijen di Banyuwangi, Jawa Timur.
Saat dibuka kembali di tengah pandemi, tiket masuk destinasi wisata Kawah Ijen disediakan secara online. Para pelancong harus memesan tiket melalui laman website tiket.bbksdjatim.org.
Tetapi sebelumnya pastikan Sahabat Dream tidak punya penyakit asma maupun jantung, serta bebas dari Covid-19.
Keterangan bebas Covid-19 itu berdasarkan pemeriksaan Satgas Covid-19 Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso.
Jika Sahabat Dream hendak melakukan pendakian ke Kawah Ijen, maka pahami aturan beli tiket online berikut supaya tiketmu tidak hangus. Yuk Simak aturan selengkapnya berikut ini seperti dikutip dari Liputan6.com.
© Ilustrasi pendaki Kawah Ijen (Foto: Liputan6.com)
Setelah kamu dinyatakan sehat, selanjutnya kamu harus memasukkan data-data yang diminta termasuk Nomor Induk Kependudukan.
Kemudian pilihl tanggal kunjungan kamu ke Kawah Ijen. Sahabat Dream bisa melakukan pengecekan kuota yang masih tersedia.
Sejak artikel ini diturunkan, kamu bisa memesan tiket hingga satu bulan ke depan. Tiket masuk Kawah Ijen ini tentu saja belum termasuk asuransi kecelakaan sehingga harus disiapkan secara terpisah.
Satu akun bisa membeli maksimal berjumlah 10 tiket. Harga tiket cukup terjangkau sekali, yaitu Rp5.000 untuk wisatawan lokal di hari kunjungan kerja, dan Rp7.000 untuk kunjungan pada hari libur.
Sedangkan harga tiket masuk untuk wisatawan asing sebesar Rp100 ribu untuk kunjungan pada hari kerja dan Rp150 ribu untuk kunjungan pada hari libur.
Harga tersebut belum termasuk biaya parkir, yaitu sebesar Rp5.000 untuk roda dua dan Rp10 ribu untuk roda empat. Semua pembayaran itu dilakukan secara online. Tiket yang sudah terbeli tidak bisa dikembalikan jika kamu membatalkan kunjungan.
© Ilustrasi persiapan yang harus dibawa saat mendaki di Kawah Ijen (Foto: freepik.com)
Selain tiket masuk yang wajib dibeli secara online, ada beberapa hal yang perlu disiapkan jika kamu hendak melakukan pendakian ke Kawah Ijen.
Kawah Ijen menarik perhatian para wisatawan karena adanya api biru. Api biru ini disebabkan oleh senyawa belerang. Menariknya hanya ada dua lokasi di dunia yang memunculkan api biru semacam ini.
Nah hal yang harus disiapkan wisatawan saat masuk ke Kawah Ijen adalah peralatan keselamatan seperti sepatu anti selip, jaket tebal, masker, dan hand sanitizer.
Suhu di puncak Ijen saat ini sangatlah dingin, sehingga diperlukan perlengkapan yang baik supaya tetap sehat. Para wisatawan juga bisa menginap di guest house yang disiapkan penduduk sekitar Kawah Ijen dengan harga sekitar Rp 150 ribu satu malam.
Lantas apakah kamu berniat mendaki di Kawah Ijen dan menikmati api birunya? (Beq)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya