7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi Secangkir Teh Hangat Di Pagi Hari. (Foto: Unsplash.com)
Dream - Tak ada suasana senikmat kala menyeruput secangkir teh hangat pada pagi atau sore hari. Secangkir teh hangat dipercaya bisa membuat saraf di otak jadi rileks.
Namun, kenikmatan dari teh bukan pada saat meminumnya saja. Ketika membuat minuman teh itu sendiri juga sama nikmatnya.
Umumnya, orang-orang membuat minuman teh dengan cara yang sederhana dan ala kadarnya. Masukkan teh, gula, air. Bila perlu tambahkan susu. Setelah itu diaduk.. selesai.
Ternyata, cara membuat minuman teh yang seperti itu dianggap tidak benar oleh pakar etika Neil Phillips dari The Jockey Club.
Menurut Phillips, cara membuat teh yang benar adalah tidak mengaduk minuman tersebut dengan gerakan memutar, tapi naik turun.
Lho? Jadi selama ini cara kita mengaduk teh ternyata salah?
Menurut Phillips, kita tidak perlu mengaduk teh lama-lama jika menggunakan teknik yang dikatakannya.
" Anda tidak perlu mengaduk lama-lama, hanya sedikit gerakan saja. Cara ini membuat teh dan susu akan tercampur dengan sempurna," kata Phillips.
Alasan lainnya, lanjut Phillips, gula akan cepat larut dengan benar ke dalam air teh sehingga menghasilkan rasa teh yang manisnya pas.
Sementara, jika mengaduk minuman teh secara konvensional, gula tidak tercampur sempurna, tapi hanya turun ke dasar cangkir.
Untuk urusan menyeduh teh, Phillips lebih suka membiarkan daun teh berlama-lama di dalam cangkir sebelum meminumnya.
" Saya lebih suka menyeduh daun teh selama empat sampai lima menit. Tapi itu masalah pilihan pribadi saja," katanya.
Dia menambahkan ada orang yang bahkan menyeduh daun teh sampai beberapa menit lebih lama.
" Kita mungkin harus sedikit terbiasa dengan cara menyeduh teh yang agak lama ini. Tapi seiring waktu Anda akan mendapatkan pengalaman minum teh yang berbeda," pungkasnya.
Sumber: Mirror Online
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?