Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tumbuhan (Foto: Shutterstock)
Dream - Tak bisa keluar rumah, banyak orang akhirnya membuat taman dalam rumah. Mulai dari memenuhi halaman dengan berbagai tumbuhan, balkon diisi banyak tanaman, termasuk area dalam rumah seperti ruang keluarga hingga dapur.
Tumbuhan yang ditempatkan di area rumah memang bisa membantu memunculkan suasana asri, segar dan sedap dipandang mata. Masalahnya, seringkali tumbuhan yang sudah kita koleksi dan tempatkan pada pot cepat layu bahkan mati.
Selain itu, bisa juga menimbulkan masalah kesehatan pada anggota keluarga. Untuk itu sebelum membeli atau mencari tumbuhan untuk koleksi di rumah, perhatikan hal berikut ini.
Anak dan hewan peliharaan
Salah satu faktor yang sering dilupakan saat berbelanja tanaman adalah apakah tanaman baru tersebut aman untuk hewan dan anak-anak. Beberapa tumbuhan memiliki duri, racun dan bisa memicu gatal saat disentuh.
Untuk itu lihat kondisi tanaman secara detail. Tanyakan pada penjual apakah tanaman mengandung racun dan bisa mematikan bagi hewan peliharaan juga bagi anak-anak. Idealnya, tempatkan tanaman jauh dari jangkauan anak dan hewan peliharaan.
© Dream
Sebelum membeli, pertimbangkan di mana tumbuhan tersebut akan diditempatkan. Jika memiliki ruang tamu yang banyak mendapat cahaya atau kamar mandi dengan cahaya redup, biarkan jumlah sinar matahari di setiap area yang menentukan jenis tanaman yang bakal ditaruh.
Ketahanan tanaman banyak ditentukan dari paparan sinar matahari. Untuk itu selalu pertimbangkan hal ini saat membeli tanaman baru.
© Dream
Tergantung suhu di sekitar rumah, rumah dapat memiliki tingkat kelembapan yang sangat berbeda. Ingatlah hal ini saat memilih tanaman hias. Tanaman tropis, seperti monstera, menyukai kelembapan di udara, sedangkan giok, sejenis sukulen, dapat mentolerir udara kering.
Jika tidak sabar untuk memilih varietas tertentu yang tidak sesuai dengan tingkat kelembapan rumah, sering-sering menyemprotkan tanaman atau letakkan humidifier atau dehumidifier yang dapat membantu.
© Dream
Dream - Memelihara tanaman dalam rumah sedang disukai banyak orang selama pandemi. tak bisa bepergian bebas ke taman, akhirnya membawa tanaman ke dalam rumah. Banyak orang yang tak punyak waktu dan telaten dalam mengurus tumbuhan.
Dampaknya adalah tanaman yang dibeli, mati begitu saja dalam hitungan hari. Bagi Sahabat Dream yang ingin tetap memunculkan aksen tumbuhan dalam rumah, cobalah untuk menaruh tanaman palsu.
Tanaman satu ini tak bakal mati, hanya perlu dibersihkan rutin dan diberi pencahayaan yang pas agar dampaknya bagi ruangan terasa signifikan. Banyak tanaman palsu terlihat sama baiknya dengan yang asli.
Tanaman tiruan juga merupakan pilihan pas jika di rumah terdapat anak kecil dan tak punya banyak waktu untuk merawat. Namun, tidak semua tanaman palsu diciptakan sama, kamu juga harus tahu trik memilih sebelum membelinya.
© Dream
Rhianna Miller, seorang ahli desain taman, mengatakan bahwa kualitas adalah kunci ketika memilih tanaman palsu. Tanaman palsu dapat bertahan hampir selamanya, untuk itu cari yang paling pas bagi rumah.
Ada pilihan tanaman tiruan yang pas untuk rumah antara lain, ficus, palem, sukulen dan tanaman gantung.
" Sukulen cocok untuk tampilan modern dan simpel. Bisa menaruh beberapa pot ukuran kecil dan sedang di atas setumpuk buku, meja samping atau meja dapur," kata Miller.
© Dream
Pastikan juga memiliki strategi dalam menempatkan tanaman palsu. Taruh bunga sintetis batang tunggal dan sayuran hijau dalam vas, poci, atau bagian tengan untuk lanskap meja.
Bisa juga menaruh tumbuhan berdaun lebar dan berukuran besar di sudut ruangan yang kosong dan tak berfungsi optimal. Cari yang bentuknya mendekati tumbuhan asli dan pastikan cuci atau lap secara rutin karena mudah dipenuhi debu.
Sumber: Apartment Theraphy
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya