Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
National Logistic Community (NLC) Dan Deliveree (Foto: Istimewa)
Dream - National Logistic Community (NLC) mengumumkan kemitraan strategis dengan Deliveree untuk memecahkan masalah dalam industri trucking yakni utilisasi truk.
Fokus utama dari kemitraan tersebut adalah membantu anggota perusahaan truk mereka sebanyak 1.300 perusahaan untuk sepenuhnya memanfaatkan muatan dari marketplace Deliveree.
Ketua NLC, Angga Purnama, mengatakan dari 1.300 perusahaan truk NLC memiliki total armada lebih dari 200.000 truk.
“Pasar Deliveree akan menugaskan muatan FTL dan LTL ke truk anggota kami di tempat yang tepat dan waktu yang tepat agar truk mereka digunakan sepenuhnya dengan waktu kosong yang sedikit mungkin. Ini berarti anggota kami akan mendapatkan lebih banyak pendapatan dengan armada yang sudah ada,” kata Angga dalam keterangannya, dikutip Sabtu, 24 Juni 2023.
Teknologi Deliveree akan menawarkan jadwal lengkap yang memungkinkan truk NLC menyelesaikan pemesanan dan segera beralih ke pemesanan berikut di sekitarnya dan melanjutkan hal tersebut sepanjang hari.
Hasil akhirnya adalah waktu istirahat yang lebih sedikit antara pemesanan dan lebih sedikit truk yang berjalan kosong.
Platform Deliveree mencatatkan pertumbuhan 84 persen pada tahun 2022 dan digunakan oleh jutaan bisnis serta individu di Indonesia setiap tahunnya untuk mengangkut barang, kargo, dan muatan.

Para mitra strategis NLC memperkirakan pemesanan muatan akan melebihi 1.000 per hari dalam waktu singkat setelah peluncuran dan akan terus meningkat seiring dengan momentum kemitraan strategis di antara anggota NLC yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.
Country Manager Deliveree Indonesia Apoorvaa Agarwal mengatakan pasar dan teknologi canggih Deliveree membantu pengemudi truknya memanfaatkan kapasitas truk dengan lebih efisien.
“Ini berarti truk-truk di luar sana digunakan secara lebih optimal. Ini juga berarti lebih sedikit truk kosong di jalan yang mengurangi emisi CO2, mengurangi lalu lintas, dan mengurangi kerusakan jalan, jembatan, dan terowongan yang dibiayai oleh uang pajak. Dampak komersial, keuangan, dan ESG dari hal ini sangat signifikan." kata Country Manager Deliveree Indonesia Apoorvaa Agarwal.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Inggris dan Jepang Minta Warga Siapkan Stok Makanan untuk 3 Hari, Ada Apa?

Benarkah Oksigen di Bumi Bisa Habis? Ilmuwan Perkiraan Kapan Hal Itu Bisa Terjadi

Sering Disalahpahami, Ini Perbedaan Frugal Living dengan Hidup Pas-pasan

Beeru Stevia Diduga Berisi Pemanis Buatan, Apa Risikonya bagi Penderita Diabetes Jika Terkonsumsi?

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?