Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Foto: Pixabay.com
Dream - Seorang remaja berusia 16 tahun dituduh menjadi pemimpin grup hacker Lapsus$, yang belum lama ini membobol Microsoft dan sejumlah raksasa teknologi dunia. Remaja ini diperkirakan telah meraup kekayaan sebanyak US$14 juta atau sekitar Rp200 miliar dari peretasan.
Melansir dari BBC, 25 Maret 2022, kepolisian London telah memeriksa 7 orang remaja yang berkaitan dengan kelompok itu. Namun mereka tidak menjelaskan remaja mana yang menjadi pemimpin grup itu.
Dengan nama samaran White dan Breachbase, remaja yang dilaporkan autis itu, disebut sebagai dalang utama kelompok tersebut. Lapsus$ tergolong grup hacker baru, tapi mereka sukses menjebol sistem perusahaan raksasa seperti Microsoft, kemudian memamerkannya di dunia maya sehingga mereka jadi terkenal.
Remaja yang diduga memimpin grup itu diketahui menempuh pendidikan khusus di Oxford. Orang tuanya sebenarnya sudah berusaha menjauhkan dia dari komputer setelah mengetahui apa yang dia perbuat.
" 7 orang berusia antara 16 sampai 21 tahun telah ditangkap terkait dengan investigasi kelompok hacker. Mereka semua sudah dibebaskan dan masih diinvestigasi," kata kepolisian London.
Ayah remaja itu mengakui anaknya sangat pintar.
" Dia tak pernah bicara soal peretasan, namun dia sangat pintar soal komputer dan banyak menghabiskan waktu di depan komputer. Saya pikir, dia sedang main game," jelas sang ayah.
Para pakar sekuriti telah mencoba melacak hacker remaja ini selama hampir setahun, dan kemudian menghubungkannya dengan beberapa peretasan tingkat tinggi.
Identitas White diungkap peretas lain yang mengunggah biografi karier peretasannya. Namanya, alamatnya, dan fotonya sempat terpampang.
" Setelah beberapa tahun, kekayaannya terakumulasi sekitar US$ 14 juta. Dia berafiliasi dengan kelompok hacker ransomware yang disebut Lapsus$, di mana mereka telah menyerang beberapa organisasi," tulis biografinya.
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes