Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
(Sumber: Kemendag.go.id)
Dream - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukito memberikan apresiasi terhadap program Kemitraan Pakan Sapi oleh Breeding & Feedlot PT Austasia Stockfeed (JAPFA Group).
Menurutnya, program kemitraan tersebut berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar lokasi usaha.
" Program Kemitraan pakan yang dilakukan oleh dunia usaha memberikan dampak positif kepada masyarakat di sekitar lokasi usaha," kata Enggartiasto Lukita pada saat kunjungan ke Breeding PT Austasia Stockfeed (JAPFA Group) minggu lalu.
Dorongan dari Mendag disambut positif Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim. Ia mengaku telah menyiapkan tiga desa di sektiar desa penyangga PT Austasia Stockfeed untuk bisa menjadi petani mitra yang menyediakan pakan, sehingga terlibat dalam rantai bisnis industri.
" Kami membina petani di sekitar lokasi usaha JAPFA untuk membantu menyediakan pakan bagi usaha breeding dan Feedlot sapi di Jabung, Lampung Timur," kata Head of Country Indonesia JAPFA Beef Division Safuan K, dalam keterangan tertulis, Rabu 21 September 2016.
Kegiatan usaha breeding PT Austasia Stockfeed merupakan satu-satunya yang mengembangkan sapi wagyu secara komersial di Indonesia.
Saat ini, Austasia telah memiliki 8.000 ekor indukan dan setidaknya 3.600 pedet (anak sapi) wagyu. Produksi Austasia merupakan satu-satunya supplier wagyu lokal untuk kebutuhan Horeka (Hotel restoran dan katering) terbesar di Indonesia dengan merek Tokusen Wagyu.
" Saat ini kami hanya berfokus untuk memproduksi wagyu karena usaha breeding membutuhkan komitmen dan juga biaya produksi tinggi terutama untuk penyediaan pakan," tutur Safuan.
Untuk produksi sapi siap potong harus menunggu 2,5 tahun. Kurun waktu itu membutuhkan waktu lebih lama, apabila dibandingkan dengan proses penggemukan sapi yang hanya sekitar 4 bulan sudah bisa mendapatkan keuntungan.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang