Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Anak-anak Bermain Sesuka Hati (Foto: Shutterstock)
Dream - Pernahkah Anda membiarkan si kecil bermain dengan anak lain begitu saja? Hanya mengawasi dari jauh dan tak melakukan intervensi sama sekali. Rupanya hal ini sangat penting diterapkan pada anak-anak.
Banyak yang mengistilahkannya sebagai "downtime parenting". Ahli saraf, psikolog dan pakar pengasuhan anak sangat merekomendasikan hal ini. Pasalnya, otak anak-anak memerlukan momen yang bebas dari apapun.
"Terpisah dari orang dewasa, melamun, memproses dan mengintegrasikan informasi yang terkumpul selama hari-hari sibuk mereka. Pada intinya, menyediakan waktu bermain yang bebas tanpa intervensi apapun dari orang dewasa membuat otaknya berfungsi secara optimal," ujar Lenore Skenazy, pakar pengasuhan anak.
Untuk menerapkan hal ini akan sangat baik jika dilakukan di lingkungan rumah. Ajak anak bermain di taman atau area bermain yang penuh dengan anak-anak. Biarkan ia bermain sendiri untuk kemudian berusaha bermain dengan anak lain. Cukup awasi dari jauh.
Anak akan belajar banyak melalui rasa ingin tahunya. Jika kita terus memberi tahu, mendampingi dan menunjukkan caranya, maka bisa menghambat proses belajarnya.
"Dengan bermain bebas mereka justru akan lebih menikmati tiap momen bermainnya, melamun dan memikirkan banyak hal yang sangat bagi perkembangan intelektual dan psikologisnya," kata Skenazy.
Cobalah sesekali biarkan anak bermain dengan temannya dan tak perlu berada di dekatnya. Anda bisa mengawasi dari jarak yang cukup jauh.
Lihat bagaimana responsnya dalam lingkungan tersebut. Mereka pasti akan memiliki pengalaman baru yang akan sangat membantu proses pembelajarannya.
Sumber: PureWow
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari