Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
DIna Tokio Yang Mengenakan 100 Hijab.
Punya banyak jilbab, saatnya dirawat agar awet.
Dream - Sebagai seorang hijaber, tentu banyak koleksi jilbab yang kamu miliki. Mulai dari jenis jilbab instan, pashmina, scarf hingga kerudung beraneka warna.
Kalau sudah banyak seperti, cara yang harus dilakukan adalah bagaimana merawatnya agar jilbab-jilbab tersebut bisa awet dan tahan lama.
Cuci
Setelah digunakan, sebaiknya segera cuci jilbab kamu sebelum menimbulkan aroma yang tidak sedap. Rendam jilbab kurang lebih 10-15 menit dengan air hangat dan deterjen lembut.
Jangan mencuci jilbab dengan mesin karena bisa membuat warna pada jilbab menjadi pudar. Sebaiknya lakukan pencucian jilbab secara manual, karena kamu juga bisa mengontrol tingkat kucekannya.
Jemur
Sebelum menjemur jilbab, peras secara perlahan agar serta kainnya tidak rusak. Saat menjemur, jangan langsung ditaruh di bawah paparan sinar matahari, karena matahari juga bisa membuat warna jilbab menjadi kusam. Selanjutnya, ketika menjemur jilbab sebaiknya tidak dilipat agar tidak meninggalkan bekas lipatan di kain.
Simpan
Setelah jilbab kering, sebelum melakukan penyimpanan, sebaiknya lakukan setrika terlebih dahulu. Perlu diperhatikan suhu setrika sebaiknya menggunakan suhu yang paling rendah agar tidak merusak jilbab. Simpan dalam plastik khusus apabila hijab memang jarang dipakai. Kamu juga bisa menggulung jilbab dan kamu simpan dalam box atau hijab storage.(Sah)