Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pulau Tikus Terancam Tenggelam (Liputan6.com)
Dream - Dampak pemanasan global telah terasa di berbagai penjuru dunia. Tidak terkecuali di Indonesia.
Salah satu dampak tersebut dialami Pulau Tikus. Pulau kecil berpanorama alam indah yang masuk wilayah Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu itu terancam tenggelam.
Pakar Kelautan dari Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu, Zamdial Ta'alidin, mengatakan luas Pulau Tikus mengalami penyusutan cukup drastis. Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, 1,4 hektar wilayah pulau tersebut terendam air laut.
" Tahun 2013, luas daratannya masih mencapai 2 hektare, pada 2015 luasnya mengecil menjadi 0,8 hektare. Sedangkan saat ini, 2018, daratan yang tersisa di Pulau Tikus hanya 0,6 hektare," ujar Zamdial, dikutip dari Liputan6.com.
Zamdial mengatakan kepada Antara, pemanasan global membuat Pulau Tikus rentan terhadap ancaman tenggelam dan abrasi.

Pulau Tikus (ksmtour.com)
Pulau Tikus dikeliling gugusan terumbu karang seluas 250 hektare. Pulau tidak berpenghuni ini mulai dilirik untuk dijadikan kawasan wisata karena pemandangan alamnya yang indah.
Letak pulau ini tidak jauh dari Kota Bengkulu. Hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk sampai di pulau ini menggunakan perahu.
Zamdial mengingatkan kondisi Pulau Tikus sudah sangat memprihatinkan. Butuh upaya serius untuk menyelamatkan pulau ini dari ancaman tenggelam.
" Apabila tidak ada upaya penyelamatan, maka Pulau Tikus akan tenggelam dalam beberapa dekade ke depan," ucap dia.
Zamdial pun mendorong pemerintah setempat memasukkan upaya penyelamatan pulau indah ini dalam skala prioritas. Karena selain keindahan alamnya, Pulau Tikus juga menyimpan sejarah panjang bagi masyarakat Kota Bengkulu.

Pulau Tikus (Liputan6.com)
" Ada dua cara untuk menyelamatkan Pulau Tikus dari ancaman tenggelam dan abrasi, yaitu melalui reklamasi serta membangun benteng perlindungan alami dari tanaman bakau," terang Zamdial.
Menurut dia, dua langkah tersebut harus dijalankan secara bersamaan. Jika hanya reklamasi akan menelan biaya besar dan dikhawatirkan sia-sia karena kuatnya arus gelombang laut.
" Peningkatan populasi bakau dan terumbu karang menjadi cara ampuh yang murah dan ramah lingkungan untuk menyelamatkan Pulau Tikus dati ancaman tenggelam dan abrasi," ucap dia.
Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya