Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Founder PT Paragon Technology And Innovation, Nurhayati Subakat, Mendapatkan Gelar Doktor Kehormatan Dari ITB. (Foto: Dream.co.id/Nur Ulfa)
Dream - Nurhayati Subakat, pendiri perusahaan PT Paragon Technology and Innovation meraih gelar doktor kehormatan dari Insitut Teknologi Bandung (ITB) pada 5 April 2019 di Bandung. Wanita yang terkenal dengan produk Wardahnya itu bangga karena anak karya mendapat apresiasi.
" Saya merasa bangga karena karya anak bangsa mendapat apresiasi," kata Nurhayati saat di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 24 April 2019.
Gelar doktor kehormatan diberikan kepada Nurhayati karena kontribusinya yang dianggap telah memberikan efek positif bagi masyarakat.
Dalam menjalankan perusahaannya, Nurhayati senantiasa mengutamakan nilai-nilai positif yang bisa diberikan dan ditularkan ke masyarakat.
" Penilaian ini didapat karena karya nyata yang mengandung nilai inovatif dan bermanfaat bagi orang banyak," kata Nurhayati.
Sekadar informasi, Paragon Technology and Innovation merupakan perusahaan kosmetik yang mencatat pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu produk kosmetik terkenalnya adalah Wardah dan Make Over.
Bagi Nurhayati, kemajuan perusahaannya tidak hanya diukur dari seberapa banyak produk kosmetik yang lahir bisa diminati masyarakat. Lebih penting dari itu semua adalah upayanya untuk terus menjaga sifat kekeluargaan antara dia, keluarga, dan karyawannya.
Dari keluarga dan para karyawannya inilah, Subakat merasa Paragon Technology and Innovation telah bertransformasi menjadi perusahaan besar.
" Sekarang saya punya 11 ribu karyawan, hampir 80 persen wanita. Kita bisa sebesar ini karena adanya campur tangan keluarga dan karyawan," kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya