Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Credit Via Shutterstock
Menemani anak belajar di rumah bisa dilakukan dengan berbagai media pembelajaran kreatif. Nggak harus berkutat dengan buku pelajaran saja, aktivitas membuat kue bersama anak ternyata juga bisa menjadi metode pembelajaran seru yang mengenalkan anak tentang beda konduktor dan isolator.
Cari tahu lebih banyak lewat tayangan Belajar Dari Rumah untuk siswa kelas 5 SD yang dihadirkan oleh Kemendikbud, yuk!

Video Belajar Dari Rumah yang dihadirkan Kemendikbud menghadirkan cerita tentang Angkasa dan Jordi yang belajar tentang komponen dalam oven. Saat ibu sedang membuat kue, ia melarang Angkasa menyentuh oven karena masih terasa panas. Namun, berbeda ketika ibu menggunakan oven milik mama Jordi yang ternyata tidak panas ketika dipegang. Kok bisa ya?
Mama Jordi memberikan penjelasannya jika oven miliknya lebih canggih karena dirancang berlapis. Bagian dalam oven terbuat dari konduktor, yaitu bahan yang bisa menghantarkan panas. Jadi, panasnya bisa menyebar ke seluruh bagian oven untuk memanggang kue agar cepat matang. Bahan yang mampu menghantarkan panas biasanya terbuat dari logam, besi, atau baja.
Lalu, bagaimana bisa bagian luarnya tidak terasa panas? Ternyata hal ini terjadi karena dilapisi oleh isolator, yaitu bahan yang tidak menghantarkan panas. Jadi, panas yang ada di dalam oven tidak sampai keluar karena dihadang oleh isolator yang biasanya terbuat dari plastik atau ebonit.
Selain belajar tentang beda konduktor dan isolator, siswa kelas 5 SD juga belajar kosakata baru. Misalnya saja oven yang merupakan alat pembakaran dengan panas tinggi. Istilah lain yang juga dipelajari yaitu konduktor dan isolator. Teman-teman juga belajar tentang kalimat perbandingan untuk membandingkan 2 hal.

Memasuki sesi kedua Belajar Dari Rumah untuk kelas 5 SD, giliran Kak Yohana yang mengajak teman-teman belajar lebih dalam tentang pecahan. Misalnya dengan melakukan taksiran dari penjumlahan pecahan yang tepat. Anak-anak bisa menyaksikan video saat Jordi membeli gula 1/2 kg di warung, namun ternyata kemasan 1/2 kg habis. Ia pun membeli 2 bungkus gula 1/4 kg yang setara dengan 1/2 kg.
Wah, ternyata banyak materi seru dari tayangan Belajar Dari Rumah yang dipersembahkan oleh Kemendikbud ya? Yuk, ikuti terus program Belajar Dari Rumah untuk siswa kelas 5 SD setiap Senin – Jumat jam 10.30 – 11.00 WIB hanya di TVRI.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya