6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Foto: Nikita Kapiturov Snegiri Architects
Dream - Tinggal di rumah yang dikelilingi pepohonan jadi impian bagi beberapa orang. Terutama bagi mereka yang ingin mencari ketenangan dan jauh dari kesibukan kota.
Sebuah rumah yang berlokasi pinggiran Moskow, Rusia menawarkan desain tempat tinggal yang sangat unik. Rumah tersebut bernama Hill House yang atapnya ditutupi rumput.

Foto: Nikita Kapiturov Snegiri Architects
Dikutip dari Dwell.com, rumah berdesain dramatis ini dibangun oleh firma Snegiri Architects yang berbasis di St. Petersburg, Rusia. Sengaja dibuat agar penghuni merasa benar-benar menyatu dengan alam dan energi yang digunakan 90 persen lebih sedikit dari tempat tinggal biasa.
" Dirancang untuk mereka menyukai inovasi," kata arsitek rumah tersebut, Nikita Kapiturov.
© Dream
Atap rumah tersebut berbentuk miring dan dipenuhi dengan tanaman Stonecrop dan Chamomile. Pondasi rumah menggabungkan teknologi pelat Swedia yang membantu mendinginkannya, menjaga struktur agar tahan dingin dan tahan terhadap embun beku.

Foto: Nikita Kapiturov Snegiri Architects
Sebagian besar struktur jendela dan pintu diposisikan di sisi rumah yang mendapat cahaya matahari agar membantu menjaga tempat tinggal tetap hangat di cuaca yang dingin. Sengaja dipasang pintu kaca di area teras agar rumah mendapat pencahayaan alami dari matahari secara maksimal.
Menarik bukan?
© Dream
Dream - Membangun rumah tentunya membutuhkan waktu lama, apalagi jika desainnya cukup rumit dan memiliki desain modern. Siapa sangka ada rumah mewah yang bisa dibangun hanya dalam mewaktu 45 hari dan tanpa perlu bantuan mesin rumah.

Courtesy of Taller Aragones
Rumah ini disebut Pi Home yang dikembangkan oleh biro arsitektur Taller Aragones yang berbasis di Mexico City. Ini merupakan rumah dengan sistem konstruksi modular yang bangunannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Courtesy of Taller Aragones
Dikutip dari Dwell, rangka dan material sebelumya dikemas dalam kotak datar, untuk kemudian dirakit. Pi Home menggunakan bingkai aluminium extrusion-die yang ditambatkan dengan tulangan ke tanah atau fondasi beton yang dituangkan.
© Dream
Seperti satu set Lego, jaringan baja membentang hingga 30 kaki untuk menopang struktur. Kancing aluminium terhubung dengan mulus ke balok, dan kelongsong eksterior dijepitkan ke bingkai.

Courtesy of Taller Aragones
Ini adalah metode yang pada prinsipnya dapat diperpanjang hingga 45 kaki. Dapat dikirim ke mana saja, sistem ini memiliki potensi untuk rumah keluarga tunggal serta proyek yang lebih besar, seperti perumahan sosial.
© Dream
" Penting untuk menekankan bahwa ini bukan hanya sistem modular, tetapi sistem konstruksi, sehingga dapat berubah sesuai dengan topografi dan dimensi situs," kata Rafael Aragones, dari Aragones dan rekan di studionya.

Courtesy of Taller Aragones
Saah satu rumah Pi Home yang cukup mewah adalah varian Bosques de las Lomas. Diklaim, dilengkapi dengan peralatan terbaik dan finishing berkualitas tinggi. Menurut Aragones, bingkai aluminium Pi Home, kecepatan perakitan, dan biaya pengirimannya lebih rendah sekitar sepertiga dari biaya konstruksi biasa.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya