JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Foto: Smallerliving.org
Dream – Bosan tinggal di daratan? Rumah apung mungkin bisa jadi 'pelarian'. Ada sebuah rumah apun yang sangat menarik untuk disinggahi, berlokasi di area kanal timur Sungai Amstel yang tidak terlalu jauh dari pusat kota.
Dilansir dari SmallerLiving, pengunjung dapat menginap hingga 21 malam di hunian yang menarik ini. Tersedia rumah apung dengan satu kamar tidur yang sangat ideal untuk pasangan atau turis solo.
Area teras atau dek rumah perahu ini sangat ideal untuk mengamati perahu yang lewat dan memiliki pemandangan yang indah. Untuk pengalaman berperahu yang praktis, disediakan sampan untuk melintasi perairan.

Foto: SmallerLiving
Bagian dalamnya terdapat ruang keluarga nyaman dengan pemandangan sungai yang bersih. Disuguhkan suasana yang nyaman karena bisa bersantai sambil menonton televisi, membaca buku atau sekadar mengagumi pemandangan dari dalam ruangan.
© Dream

Foto: SmallerLiving
Ruang makan menghadirkan nuansa Eropa dengan dinding yang rapi, lampu gantung, meja kaca, dan pino akordeon. Dapur dilengkapi dengan mesin pencuci piring, microwave, kompor dengan oven, dan mesin kopi. Sangat lengkap dan nyaman.

Setelah seharian menjelajah Amsterdam, pengunjung bisa menikmati kamar tidur yang nyaman dengan tempat tidur ganda. Wisatawan yang datang ke Amsterdam bisa menikmati budaya dan sejarah kota dalam rumah apung berinterior menarik.
Laporan: Elyzabeth Yulivia
© Dream
Dream - Terdapat bangunan berwarna hijau terang di tengah hutan yang bentuknya seperti kapal UFO. Siapa yang tak penasaran? Lokasinya ada di Victoria di Somerset, Inggris yang selalu saja mencuri perhatian pengunjung.
Awalnya, berupa kabin oval yang dibangun pada 1965 oleh desainer Finlandia, Matti Suuronen. Desain kabin tersebut terinpirasi dari kapal antariksa. Material bangunan rupanya dari plastik yang diperkuat fiberglass untuk mengurangi berat.
Panel modular dimaksudkan untuk disambungkan bersama di lokasi. Sementara struktur kaki logam dapat disesuaikan untuk topografi yang berbeda. Kabin ini memang dibuat untuk mudah dibawa dan dipasang di mana pun.

Photo by Chris Wakefield, courtesy of Marston Park
Sebelumnya kondisi kabin sudah sangat tua tapi kini sudah diperbarui. Juga mendapat sentuhan apik dari sang pemilik yang merupakan seniman, Craig Barnes.
" Saat kamu temukan seperti bangkai bangunan tua. Tidak ada pintu depan yang tersisa, dan jendela-jendelanya telah pecah. Kami menemukan siapa pemiliknya, dan atas dorongan hati saat berada di atas Table Mountain, kami setuju untuk membelinya," ujar Barnes, dikutip dari Dwell.
© Dream
Kabin tersebut kini diberi nama Futuro Pirus. Kini, bangunan tersebut bisa jadi penginapan dengan interior yang begitu unik. Bagian dalamnya didominasi warna putih dan kuning mustard.

Jendelanya dibuat cukup banyak sehingga ruangan sangat terang. Terdapat kamar tidur di dalamnya yang sangat nyaman. Tentunya dengan pemandangan hutan Somerset yang begitu asri.

Penasaran menginap di dalamnya, Sahabat Dream?
© Dream
Dream – Bersantai di rumah pohon, dengan latar suara angin, gesekan ranting serta siulan burung. Terdengar sangat menenangkan, bukan? Bagaimana kalau 'melarikan diri' ke Tanglewood Retreat, Auckland, Selandia Baru.
Di area cagar alam tersebut, ada rumah pohon yang sangat unik. Dibuat dari kapal layar berusia 150 tahun. Direnovasi ulang, diangkat ke atas pohon dan jadilah penginapan dengan interior yang unik.

Rumah pohon kapal bajak laut adalah contoh luar biasa dari hasil penggunaan kembali dan reklamasi sumber daya. Hampir seluruhnya dibangun dari bahan bekas dengan sangat kreatif.
© Dream
Ruangan indah di dalamnya dibuat oleh tangan secara tradisional. Terdapat fitur artistik seperti dinding botol atau patung di bagian luar. Kayu tua dari kapal juga diubah menjadi kabin klasik untuk menikmati pemandangan alam.
Fasilitasnya, terdapat bak mandi air panas berbahan kayu bakar. Lalu ada dapur mini dan toilet kompos yang ramah lingkungan. Area kamar tidur juga sangat menarik, karena detailnya tak diubah.

Tetap seperti di kapal asli, tapi dengan pemandangan pepohonan. Bisa jadi alternatif untuk bersantai dengan cara unik.
Laporan: Elyzabeth Yulivia/ Foto: livingbiginatinyhouse.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun