Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Plearn Wan Thailand (Instagram @gussvig)
Dream - Ketika di Thailand, salah satu tempat yang kerap dijadikan rekomendasi untuk kunjungan para traveler adalah Plearn Wan. Pusat perbelanjaan di Hua Hin dengan konsep terbuka ini memang tempat yang begitu populer.
Sayangnya, ketenaran Plearn Wan bakal menghilang. Tempat belanja ini bakal ditutup selamanya terhitung mulai 31 Januari 2020.
Tutupnya Plearn Wan telah diumumkan pihak pengelola, Phattra Sahawat sejak awal Desember 2019 di akun resmi Facebook. Perusahaan tersebut beralasan masalah keuangan menjadi penyebab utama penutupan pusat belanja itu.
" Kami harus menutup Plearn Wan Hua Hin karena penurunan ekonomi dan kerugian yang diderita perusahaan," demikian pernyataan tersebut, dikutip dari Khaosodenglish.com.

Pusat belanja ini pertama kali dibuka pada 2009 dan telah beroperasi selama satu dekade. Di masa jayanya, keluarga Bangkok akan datang berbondong-bondong untuk berfoto dengan latar belakang bangunan bergaya arsitektur retro laiknya di film Fan Chan (2003).
Menariknya, tempat ini menawarkan suasana Thailand di tahun 50-an, ketika masyarakat setempat mulai menggandrungi rock 'n' roll dan para gangster mengendalikan kehidupan jalanan.
Plearn Wan menampilkan bangunan kayu dua lantai berisi kois-kios yang menawarkan mainan vintage, teh susu ultra-manis, makanan ringan dan pakaian. Tutupnya Plearn Wan menjadi pukulan berat masyarakat Bangkok yang terobsesi dengan media sosial.

Kompleks ini juga memiliki bioskop outdoor dan 20 unit guest house yang mengelilingi pusat perbelanjaan. Suasananya sangat meriah, menyerupai pekan raya yang digelar kuil beberapa dekade lalu.
Awalnya, Plearn Wan sangat digemari anak-anak muda. Lambat laun, pelanggan tempat ini bergeser menjadi para bibi yang sudah berusia paruh baya.
Selain itu, diketahui banyak pengunjung yang datang hanya untuk berfoto tanpa membeli apapun. Hal itu menyebabkan Plearn Wan tidak memiliki pemasukan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya