Kolaborasi Apik Brand Lokal Indonesia dengan Disney

Reporter : Ferdike Yunuri Nadya
Selasa, 19 Oktober 2021 13:12
Kolaborasi Apik Brand Lokal Indonesia dengan Disney
Simak yuk perjalanan Jacquelle dan Ittaherl yang berhasil menembus standar lisensi Disney.

Dream - Brand kecantikan dan fashion Indonesia kini semakin berkibar di dunia internasional. Salah satu caranya adalah berkolaborasi dengan brand luar negeri.

Kabar gembira datang dari Jacquelle. Brand kecantikan Indonesia ini yang pertama berkolaborasi dengan Disney.

Jacquelle© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream

“ Proses yang cukup panjang untuk bisa berkolaborasi dengan Disney, karena banyak persyaratan yang harus dipenuhi,” ujar Lianna Lie, Founder Jacquelle pada Media Interview virtual Jacquelle-Ittaherl, Oktober 2021.

Hal yang paling diperhatikan Disney dalam memproduksi produk kolaborasi adalah bahannya, harus aman dan terpercaya.

“ Project membuat skincare bareng Disney ini auditnya sangat detail dari bahan hingga pabrik pembuatannya. Dan pabrik yang kami pilih juga sudah di-approve Disney karena memang banyak produk hi-end lahir di sini,” kata Lianna.

 

1 dari 3 halaman

Hasil Kolaborasi dengan Disney

Dari kolaborasi Jacquelle dan Disney ini melahirkan beberapa produk yang berkualitas dan menarik karena sentuhan karakter Disney.

Jacquelle© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream

“ Ada Jacquelle Face Pallete Disney Minnie Mouse Edition Complete Me dan Jacquelle Lipomask Disney Minnie Mouse edition yang pernah memenangkan award Lipo Buty technology,” kata Lianna.

2 dari 3 halaman

Ittaherl asal Bandung Juga Berkolaborasi dengan Disney

Selain Jacquelle, brand fesyen Ittaherl juga berhasil berkolaborasi dengan Disney.

Salah satu produk Ittaherl yang menjadi bagian koleksi tema Disney adalah sepatu yang terinspirasi oleh kisah Belle dari Beauty and The Beast dan Cinderella.

Brand sepatu handmade asal Bandung ini butuh 3 tahun untuk bisa lolos dan membuat produk kolaborasi dengan Disney.

Ittaherl© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream

“ Approval dengan disney ini dan auditnya detail sekali. Ittaherl kan handmade, dan pabriknya juga harus disesuaikan dengan kriteria lisensi Disney. Setelah 3 tahun akhirnya kita lolos bisa bikin produk bareng Disney,” ujar Anita Lundy, Founder Ittaherl pada kesempatan yang sama.

 

 

 

 

 

3 dari 3 halaman

Memilih Kembangkan Pabrik Sendiri dan Karyawannya

Ittaherl© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream

Sebenarnya Ittaherl dapat mencari pabrik lain dengan lisensi yang sesuai dengan Disney untuk memproduksi produk sepatunya. Sang Founder, Anita, tidak ingin memutus pegawai di pabriknya sendiri dan ingin memberdayakan sumber daya manusia di sekitarnya.

“ Tidak hanya mengembangkan Ittaherl, tapi kami ingin memberdayakan sumber daya dan memberikan kesempatan bagi mereka yang sebelumnya tidak mungkin mendapatkan penghidupan yang layak untuk berkembang bersama Ittaherl,” ujar Anita.

Setiap pekerjanya diberikan ilmu-ilmu baru untuk mendukung kinerja Ittaherl dalam menghasilkan produk-produk terbaik. Hingga di tahun ke-3, pabrik Ittaherl berhasil memenuhi standart Disney dan memproduksi produk kolaborasi. (mut)

Beri Komentar