6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Ilustrasi (Foto: Blog.dawntravels.com)
Dream - Keistimewaan menjalankan ibadah umrah saat Ramadan, membuat Tanah Suci tak pernah sepi. Berjuta umat muslim dari penjuru dunia berduyun-duyun untuk melakukan Tawaf dan Sa'i hingga dini hari. Bahkan kegiatan ini hanya berhenti saat sholat lima waktu tiba.
Bila Anda berkesempatan untuk menjalankan umrah pada 10 hari terakhir Ramadan. Sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut ini.
Salah satunya dengan memulai ibadah sebelum sholat Zuhur tiba. Ribuan jamaah bertahan di dalam Masjidil Haram dan Masjid Nabawi umtuk menanti datangnya salat Zuhur. Mereka biasanya memilih bertahan hingga tiba waktu buka puasa, dan bahkan hingga selesai sholat Tarawih.
Jamaah akan mulai berebut tempat di dalam masjid menjelang buka puasa, sehingga sangat tidak disarankan keluar masjid ba'da sholat Ashar. Nah, di sela-sela menunggu itu, jamaah dapat memulai kegiatan umrah, Tawaf, mengerjakan sholat sunah atau membaca Alquran.
Bagi sebagian orang, waktu-waktu menanti dipergunakan unfuk berdiskusi masalah keagamaan dengan beberapa Sheikh dan imam masjid.
Setelah Ashar, biasanya penduduk Mekah dan Madinah dengan sukarela akan mempersiapkan hidangan gratis untuk berbuka puasa. Tak sekadar air Zam-Zam dan kurma, namun berbagai hidangan lezat khas Arab Saudi pun ikut disajikan.
Agar tidak menyebabkan kantuk, sebaiknya jangan mengisi perut terlalu kenyang saat berbuka puasa karena sholat Tarawih akan berakhir pada pukul 22.00. Sholat Tarawih ditunaikan dalam 20 rakaat dan ditambah witir 3 rakaat.
Supaya tidak mudah lelah, persiapkan stamina sebelum berangkat ke Tanah Suci. Biasanya satu kali sholat Tarawih akan diisi dengan pembacaan 1 juz Alquran, namun jangan khawatir bosan atau ngantuk ya. Lantunan ayat dari imam-imam besar Masjidil Haram dijamin membuat hati tersentuh, bahkan terharu hingga menitikkan air mata.
Tak berhenti di sini saja, ibadah akan dilanjutkan dengan sholat lail atau sholat malam pada pukul 03.00 dini hari. Perjuangan melawan kantuk dan lelah biasanya akan terbayar manis untuk orang-orang yang mendapatkan kemuliaan Laitul Qadar.
(Dari berbagai sumber)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya