Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Shutterstock
Dream - Wajah awet muda merupakan idaman setiap wanita. Terlebih dengan pengaruh kecantikan publik figur yang tidak tergerus zaman. Berbagai upaya pun dilakukan untuk mengembalikan keremajaan kulit.
Menurut dr. Astrid Laurentia, M.Kes., Sp.KK, fenomena itu wajar saja karena pengembalian wajah kembali muda saat ini sangat mungkin dilakukan dengan memakai teknologi. Saat ini berkembang perawatan 3D yang memberikan efek pada tekstur kulit, keseimbangan proporsional wajah bahkan bentuk bibir.
Sebagai contoh perawatan filler skin booster untuk memperbaiki tesktur kulit dan filler jenis Volumizing untuk membuat wajah lebih simetris.

" Perawatan tersebut aman asalkan produk tersebut sudah tersertifikasi oleh MenKes. Serta perlu memperhatikan bahan yang terkandung dalam sebuah produk filler," kata dr. Astrid lewat rilis yang diterima Dream, Senin 17 Februari 2020.
Regenesis memperkenalkan Neauvia, filler dengan revolusi cross link PEG (Polyetilen Glycol) pertama di Indonesia. Teknologi SXT (Smart Xcross Linking Technology) menggabungkan 2 polimer (HA dan PEG) yang membuatnya lebih stabil di bawah kulit.
Filler jenis ini lebih tahan panas dan tekanan, bersifat hydro smart, lebih aman, kurang edema dan tidak menimbulkan bengkak.
“ Jadi tidaklah mustahil untuk mengembalikan kembali wajah muda Anda. Cukup memilih dokter dan produk yang tepat,” ujarnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya