Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Banyak kaum hawa yang mendengar masalah hormon langsung menafsirkannya sebagai perubahan suasana hati atau menopause. Masalah " ketidakseimbangan hormon" kerap kali dianggap jadi sumber masalah kesehatan.
Apa sebenarnya kondisi hormon yang tidak seimbang? Sejak dilahirkan, hormon berpengaruh pada sebagian besar fungsi tubuh, seperti selera makan, pola tidur, saat stres, dan libido, serta rasa bahagia atau cemas.
Salah satu hormon yang kerap kali tidak seimbang adalah hormon kortisol dan insulin (stres dan gula darah).
Seorang pakar kesehatan wanita, Nicole Jardim, menyebutnya dengan " hormon alfa" , karena memiliki efek hilir pada hormon tiroid, ovarium, dan siklus tidur yang bekerja di dalam tubuh.
Level hormon harus stabil. Tidak boleh terlalu tinggi atau pun terlalu rendah.
" Saat produksi dan level hormon terganggu maka muncul sederet masalah yang kadang tak disadari kalau hal itu merupakan ketidakseimbangan hormon," ungkap Nardim.
Gejala yang muncul antara lain sulit tidur atau sebaliknya, tidur seharian. Bisa juga malas untuk bangun dari tidur, bahkan setelah tujuh hingga sembilan jam tidur.

Pemicu masalah ketidakseimbangan hormon juga bisa dilihat dari kebiasaan kamu menikmati minuman kafein atau gula. Biasanya banyak orang memilih minuman ini di pagi hari dan mengulangnya di sore hari dengan alasan membuat tubuh tetap bersemangat.
Gejala lain adalah perubahan suasana hati, marah, dan tak memiliki energi. Jadwal haid jadi sangat berantakan, rambut rontok serta berjerawat.
Penyebabnya memang bisa banyak faktor. Mulai dari penyakit bawaan, konsumsi obat tertentu dan yang paling sering adalah stres.
" Menjaga agar tubuh tidak 'dikuasai' hormon yang berantakan memang tak mudah. Terutama dalam mengelola stres. Sangat dianjurkan untuk lebih peka pada kondisi tubuh, ketika level stres tinggi, cari cara untuk menenangkan diri agar hormon tetap stabil," kata Nardim.
(Sah, Laporan Mega Rasmiyati/ Healthline)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya