6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
(Foto: Niall Clutton/Courtesy Of The Savoy London)
Dream - Kalau kamu bermimpi untuk mendapatkan kenyamanan yang tak terkira, tempat ini bisa jadi tujuan kamu. Menurut Daily Mail, The Royal Suite Hotel di London diklaim memiliki kasur paling nyaman di dunia.
Kasurnya terbuat dari serat bulu Kangai yak, hewan asli Mongolia. Siapa yang menyangka kalau tidur di atas seekor yak bisa begitu menyenangkan?

Kasur tersebut dinamai dengan julukan Savoir No. 1 Khangai, dan dihargai sebesar £1,400 (sekitar $1,845 atau Rp22 juta) per malamnya untuk tidur di hotel. Namun, kalau kamu ingin memilikinya di rumah, kasur ini juga tersedia untuk dibeli dengan harga £70,525 (sekitar $93,000), dan penutup matrasnya sendiri dapat dibeli secara terpisah dengan harga £13,250 (sekitar $17,400).
Tengri, spesialis fesyen berbahan benang tenun beserta Savoir Beds, sebuah perusahaan tempat tidur berkolaborasi demi mewujudkan kasur yang didesain khusus untuk Savory Hotel ini. Menurut Daily Mail, tidak kurang dari empat kilogram (sekitar 8 pounds) serat yang dikumpulkan dari 40 ekor yak memenuhi isi kasur. Sedangkan, seekor yak hanya mampu menghasilkan 100 gr (sekitar 3 ons) serat, sehingga kasur ini termasuk kasur dengan bahan dasar serat yang langka.

Tak hanya lebih hangat dari bahan wool, bulu yak juga terbilang lebih lembut daripada bahan cashmere. Kasur ini juga dilengkapi dengan kredensial lingkungan, dikarenakan Tengri bekerja sama secara langsung dengan 4.500 keluarga penggembala nomaden di daerah Khangai, tempat berasalnya yak.
Perusahaan ini berdedikasi untuk memberikan pendapatan keuangan yang adil bagi para penggembala, serta memberikan hak atas tanah, dan menawarkan nilai rata pasokan yang 100% transparan kepada konsumen. Lembut dan eksklusif, tentunya kamu akan tidur dengan nyenyak memakai kasur ini.

(Sumber: travelandleisure.com/Annisa Mutiara Asharini)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
